Kategori: CERITA

Ternyata Wen Minder…

Calon Mantu – 20 | Oleh Mas Redjo “Malam, Bu Cicil. Sehat? Ada apa nih, kayaknya penting,” sambut saya akrab. “Tolong, Pak. Besok seusai misa Minggu pagi, Bapak ke kantor. Kita ada rapat.” “Baik, Bu. Dicatat.” “Salam buat Ibu ya, Pak. Selamat malam …,” bu Cicil lalu memutuskan hubungan....

Benarkah Lelaki Beristri itu Pacar Wen?

Calon Mantu – 19 | Oleh Mas Redjo Red-Joss.com | Hidup ini anugerah yang harus dijalani dan disyukuri sebagai berkat Allah. Dengan selalu bersyukur dan berserah pada Allah, saya menjalani hidup ini tanpa beban agar bahagia. Pahit manisnya hidup ini saya nikmati dengan hati yang ‘semeleh’ agar saya jauh...

Bagas Harus Berani Menentukan Sikap

Calon Mantu – 18 | Oleh Mas Redjo Saya lalu mengalihkan pembicaraan ke hal yang lain. Kendatipun Bagas banyak cerita soal Dini. Lebih baik Bagas yang bercerita sendiri pada Ibunya. Sesungguhnya, hal yang sangat saya sayangkan dari hubungan Bagas dan Dini adalah orangtua Dini yang berubah sikap. Bagas batal...

Hubungan Bagas dan Dini Makin Tidak Jelas

Calon Mantu – 17 | Oleh Mas Redjo Red-Joss.com | Disadari atau tidak, hidup ini butuh keseimbangan supaya harmoni. Dalam dunia usaha yang mapan, memang segi materi itu sangat menjanjikan. Tapi belum tentu keseimbangan atau ketentraman hati itu didapat. Lalu, apa manfaat materi berlimpah jika nurani kita hambar? Keseimbangan...

Ketika Diremehkan, Lebih Baik Memberi Bukti

Calon Mantu – 16 | Oleh Mas Redjo Jujur, awalnya, saya tidak sependapat dengan ide Bagas, ketika usaha tengah sepi, ia malah meminta pada saya untuk menambah karyawan. Ternyata maksudnya untuk membenahi tata kelola usaha. Sehingga, jika seusai lebaran pindah kantor, sistem usaha itu sudah rapi dan langsung jalan....

Haruskah Miliki Pabrik Sendiri?

Calon Mantu – 15 | Oleh Mas Redjo Saya prihatin. Jika Wen mabuk cinta, sehingga mati rasa dalam berpikir jernih. Bukan saya takut atau tidak punya pemasok barang dari pabrik lain. Melainkan saya makin penasaran dengan perubahan sikap Wen yang seperti menyederhanakan masalah itu. Padahal mencari pelanggan itu tidak...

Sikap Wen Berubah, Karena Pacar?

Calon Mantu – 14 | Oleh Mas Redjo Profesionalisme. Sifat itu saya tanamkan pada anak-anak sejak dini, supaya mereka bertumbuh jadi pribadi yang inovatif, terampil, mandiri, dan bertanggung jawab. Saya menyadari, bahwa tantangan globalisasi menuntut kesiapan dalam berbagai bidang. Dalam bekerja kita tidak boleh setengah hati, tapi harus serius,...

Hubungan Bagas & Dini Pun Retak

Calon Mantu – 13 | Oleh Mas Redjo Semula saya mencoba bersikap tenang, tapi entah kenapa saya terpengaruh juga oleh kata-kata In. Ayah Dini tersinggung, karena semangat kewirausahaan. Padahal Ayah Dini terpelajar, dan konsultan HRD berpengalaman yang berwawasan luas. Anehnya, ketika saya bermaksud melupakan persoalan Bagas dan Dini, muncul...

Antara Dua Dewi: Wen dan Dini

Calon Mantu – 12 | Oleh Mas Redjo Berpikir jernih dan cerdas. Hal ini yang selalu saya ingatkan pada anggota keluarga saya dalam menyikapi berbagai hal, khususnya ketika menghadapi masalah pelik atau situasi yang harus segera diselesaikan. Dengan berpikir jernih kita mampu melihat akar permasalahan dengan jelas, sehingga kita...

Wen Menolak Kencan Lewat Janjian

Calon Mantu – 11 | Oleh Mas Redjo Red-Joss.com – Terlambat itu lebih baik, ketimbang tidak berani untuk memulai. Karena semangat juang, bertekun, dan optimistis itu mampu mengubah yang lambat untuk jadi pemenang! Hal itu yang saya amati dalam mendekatkan Bagas dengan Wen. Bagas yang idealis dan layaknya kuda...

Mempertemukan Bagas dengan Wen

Calon Mantu – 10 | Oleh Mas Redjo Komitmen, itu penilaian saya pada Bagas, ketika ia mulai membantu saya di kantor menggantikan Ibunya. Ia dengan cepat belajar dan beradaptasi, walapun terkadang ia gamang dan tidak tahu apa yang harus dikerjakan. Awalnya, hal itu saya biarkan, supaya ia mengamati dan...

Kemesraan Itu Jangan Cepat Berlalu

Calon Mantu – 9 | Oleh Mas Redjo Red-Joss.com – Kebersamaan dengan keluarga itu mengakrabkan dan membahagiakan. Hal ini yang senantiasa dilakukan dalam keluarga saya. Waktu kebersamaan yang harus dicari dalam hiruk pikuk kesibukan dan padatnya acara anak-anak yang beranjak dewasa. Apalagi ada seorang anak saya yang kuliah di...

Bagas Pura-pura atau Cuek?

Calon Mantu – 8 | Oleh Mas Redjo “Dari mana, Le?” “Ngantar teman ke bandara.” “Siapa yang pergi?” “Babe mau tahu saja.” “Nggak boleh? Gebetanmu ya. Siapa? Babe kenal nggak?” gurau saya. “Ah, gebetan melulu!” “Ya, wajar, lelaki! Oh ya, kemarin Wen titip salam untukmu,” pancing saya sambil melihat...

Wen, Kenapa Kau Nggak Cerita ke Ayahmu?

Calon Mantu – 7 | Oleh Mas Redjo Saya tunggu sesaat, di seberang tidak ada sahutan. Saya ulangi lagi, hingga untuk ketiga kali. Bunyi nada sambung, tapi tak ada yang mengangkat. Ada apa Pak Hasan menelepon saya di hari Minggu? Hal itu tidak biasa dan aneh. Mungkinkan urusan kantor?...

Ada Apa Ayahnya Wen Telepon?

Calon Mantu – 6 | Oleh Mas Redjo Dalam memaknai dan merasakan rasa puas itu tiap orang tidak sama. Ada seorang yang puas dengan penampilan, prestasi, jabatan, atau hasil yang dicapainya. Berbeda dengan saya. Ketika saya menulis di koran atau majalah, ada kepuasan batin bila tulisan saya dikomentari, dikritik,...