Oleh : Mas Redjo [ Red-Joss.com ] Semula wanita baya itu mencoba untuk tidak percaya dengan kabar yang didengar dari tetangganya itu. Tapi cerita yang sama dari tetangga yang lain lagi membuat hatinya jadi ragu. Benarkah kabar itu? Ia ingin melihat dan membuktikan sendiri. Tapi ia berharap dan berdoa semoga hal itu tidak benar. Mereka…
Kategori: CERITA
Memahami Dengan Hati
Oleh : Mas Redjo Jangan minta dingertiin, dipahami orang lain agar kita tidak mudah kecewa dan sakit hati, jika orang itu bersikap cuwek dan tidak peduli pada kita. Lebih baik kita belajar memahami orang lain, dan bahagia. Pengalaman itu saya peroleh, ketika es-em-a, saya indekos dekat sekolah, dan belajar mandiri. Semula saya berpikir dan jengkel…
Keheningan itu Diciptakan
Oleh : Mas Redjo | Red-Joss.com | Di suatu padepokan Antahbrantah, Guru Bijak sedang ngobrol dengan para cantrik. Obrolan mengalir lancar, dan sesekali ditimpali tawa. “Menurutmu, keheningan itu diperoleh di tempat sepi?” “Tidak selalu…” “Jadi?” “Tempat sepi hanya suatu sarana yang mendukung untuk menciptakan keheningan itu.” Guru Bijak tersenyum. Cantrik itu sumringah. “Apa yang didapat…
Menolak Pikun
Oleh : Mas Redjo | Red-Joss.com | Tidak semudah itu. Hanya karena kita lupa, tidak ingat, atau pikun persoalan itu disudahi. Meski, konstruksi kejadian yang dibangun lemah bukti, tapi tidak berarti hal itu selesai, lalu dilupakan. Jangan pernah menyepelekannya. Lupa itu virus, bibit penyakit yang harus diwaspadai. Karena virus itu bisa menyerang siapa pun, baik…
Cerpen Mas Redjo:
Cermin yang Menipu
| Red-Joss.com | Seorang lelaki baya yang merasa suci dan paling benar dibandingkan orang lain itu kaget sekagetnya. Bahkan nyaris pingsan, ketika ia melihat wajahnya sendiri di atas permukaan air telaga itu! Ia tidak lagi melihat wajahnya yang ganteng segantengnya mirip cover sampul majalah. Bentuk wajahnya jadi kotak tanpa rambut di kepala, mata belok, dan…
Cerpen: Rindu Berbatas Emosi
Oleh: Mas Redjo Red-Joss.com | Lelaki baya itu teramat gelisah di ruang tamu rumah petakan yang sempit. Ia mondar mandir, wajahnya kucel. Sesekali ia menghembuskan asap rokok sambil menekuri lantai yang kusam dan berdebu itu. Tiba-tiba ia terhenyak disergap oleh emosinya sendiri. Nafasnya makin terengah ibarat lokomotif kereta api yang melaju kencang. Sejuta teror seperti…
Cerpen:
Ketika Kebaikan Dibungkam
Oleh: Mas Redjo Red-Joss.com | Ketika terbangun, sekeliling saya gelap gulita. Ada di mana saya? Padahal, seingat saya, seusai maksi bersama istri, saya membaca buku di teras rumah. Hujan gerimis yang sejak pagi dan angin sepoi yang atis membuat saya terlelap. Faktanya, ketika terbangun, saya berada di tempat asing yang tidak saya kenali. Saya membuka…







