| Red-Joss.com | Kata-kata yang buruk, jika diucapkan berulang-ulang, maka akan memberikan kesan yang buruk.
Kata-kata yang buruk, jika sudah menyatu dengan hati, pikiran, dan mulut, maka akan menjadi pantulan dari yang berbicara.
Kata-kata yang buruk itu bisa muncul dari kekecewaan, kemarahan, kegelisahan, dan ketidak-mampuan mengontrol diri.
Kata-kata yang buruk itu memberikan energi yang sangat negatif. Sebab hati yang seharusnya bening, kemudian menjadi keruh.
Berkata-kata adalah seni berkomunikasi, cara mengolah rasa dan pikiran yang lalu disuarakan lewat mulut kita.
Berkata-kata adalah proses di mana kita bisa membedakan karakter orang.
Karena sesungguhnya, kualitas hidup kita diuji dari cara kita dalam berkata-kata.
Pengingat: Kata-kata yang buruk itu tidak bisa ‘diklarifikasi’, karena pesan buruk itu sudah masuk dalam alam berpikir kita.
Itulah sebabnya, berkata-katalah yang baik setiap hari. Karena saat ini kita sedang membangun rumah kepribadian kita.
Tidak harus pandai berkata-kata, tapi sebaiknya, sejak bangun tidur dan menjalani hidup, kita berkomunikasi dengan kata-kata yang baik. Tujuannya agar orang tidak berburuk sangka tentang kita.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

