Red-Joss.com | Semakin banyak gelembung mengisi ruang-ruang kosong hati ini, bagaikan balon akan terbang melayang. Makin tinggi balon mengudara, makin rawan oleh tiupan angin dan sengatan udara panas. Meletus. Hilang identitas. Tidak ada lagi yang namanya balon, kecuali serpih-serpih karet yang jatuhnya pun tak ada bekas.
Dibutuhkan alat pemberat sebagai pengingat, bahwa tujuan hidup ini adalah berarti di hadapan Tuhan.
Oleh karena itu:
Jika beban hidup terasa berat; tanda bahwa Tuhan sedang merenda sesuatu yang indah dan mulia untuk hidup kekal kita.
Jika pengabdian kita di dunia terasa tak dapat respons seperti harapan, tanda bahwa Tuhan sedang membersihkannya hati ini untuk damai yang sejati.
Jika perjalanan hidup bak menginjak duri dan bara, sebuah tanda bahwa Tuhan ingin uluran tangan-Nya kita sambut, dan bersama-Nya kita meneruskan hidup ini.
Memang, kita, tak dapat sepenuhnya terhindar dari gelembung itu. Tetaplah berjalan dalam jabat-erat bersama teman dan dalam tuntunan Tuhan, maka kita akan aman. ‘Noone stands alone’.
Tetap ingat untuk selalu di darat agar hidup ini selamat.
….
Jlitheng

