Maria dipilih Allah secara khusus untuk jadi Bunda Penebus.
Bunda Maria menjalankan tugas mulia ini dengan sepenuh hati dari awal sampai akhir.
Kesetiaan Bunda Maria menjalankan kehendak Tuhan untuk mendampingi Yesus Kristus Sang Penebus membuat Bunda Maria jadi Bunda Kemurnian umat beriman.
Kisah perjumpaan Malaikat Gabriel dengan Bunda Maria dalam Injil menunjukkan, bahwa Bunda Maria adalah seorang wanita yang memiliki kemurnian hati dan taat pada kehendak Tuhan.
“Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; Jadilah padaku menurut perkataan-Mu itu.”
Hati Maria adalah hati yang sepenuhnya berserah kepada Tuhan.
Oleh karena itu, Gereja mengajak kita semua untuk melihat Bunda Maria sebagai teladan kekudusan, agar kita juga berjuang hidup kudus setiap hari dengan mengandalkan rahmat Tuhan.
Dengan terang rahmat Tuhan, mari kita belajar untuk selalu memilih yang baik dan benar dalam perjalanan hidup kita.
Tuhan memberkati.
Rm. Petrus Santoso SCJ

