| Red-Joss.com | Kerendahan hati, kesucian dan ketaatan Bunda Maria telah menjadi berkat yang luar biasa bagi Gereja.
Keselamatan dari Tuhan dihadirkan secara nyata dalam keseharian hidup yang nyata. Setiap pribadi dimampukan untuk menghadirkan keselamatan Tuhan dengan sikap-sikap yang dihidupi oleh Bunda Maria: Rendah hati, suci, dan taat.
Saya dan para sahabat, terus berjuang juga dari hari ke hari untuk tetap menjadi pribadi yang rendah hati, suci dan taat. Setiap pribadi mempunyai caranya yang khas dan unik untuk menghidupi sikap itu lewat panggilan hidup yang dipilihnya.
Kita tergoda menjadi tidak rendah hati, karena ada sifat yang sombong dalam diri ini. Kita semua mempunyai potensi untuk menjadi pribadi yang sombong. Sebab ada unsur natural dalam diri kita yang tidak mau direndahkan oleh siapa pun.
Kita tergoda untuk menjadi tidak suci, karena ada banyak cara dari si jahat yang membuat kita bisa jatuh ke dalam dosa. Sebab ada unsur natural dalam diri kita yang memiliki kecenderungan untuk berbuat dosa.
Kita tergoda menjadi tidak taat, karena ada sifat egoisme dalam diri ini. Kita semua mempunyai bibit untuk menjadi egois. Sebab ada unsur natural dalam diri kita yang tidak mau diatur oleh orang lain, tapi maunya mengatur orang lain.
Betapa pun sulitnya menjadi pribadi yang rendah hati, suci, dan taat, tapi kita tidak boleh menyerah.
Kita bisa membaca dari injil lewat pengalaman Bunda Maria, di mana dia mengatakan, ‘Ecce Ancilla’ kepada Tuhan di hadapan Malaikat Gabriel.
Berdoalah kepada Tuhan disaksikan oleh malaikat pelindung kita masing-masing untuk hidup dalam kerendahan hati, kesucian, dan ketaatan. Sehingga nikmat keselamatan dari Tuhan bisa kita rasakan setiap saat, setiap hari.
Tuhan Yesus memberkati.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

