“A healthy mind does not speak ill of others.”
| Red-Joss.com | Hidup sering penuh kejutan. Saat berada di atas, kita banyak pujian. Tapi saat hidup berada di bawah, banyak orang mencaci, menghina, meremehkan, dan merendahkan kita.
Seburuk apa pun cacian, cibiran, ‘bullying’, dan seburuk apapun orang lain merendahkan, itu bukan salah kita dan jangan membuat kita putus asa. Tak seharusnya kita diperlakukan seperti itu dan tak seharusnya pula kita memperlakukan orang lain seperti itu.
Tetaplah tegar dan sabar saat buly-an datang. Tetaplah kuat saat cibiran dan cacian mendekat. Jadilah baja yang semakin kuat ketika ditempa. Jadilah rumput, yang tetap hidup walau diinjak-injak orang. Kesabaran, keteguhan, harapan, kasih, dan iman kita tidak akan hancur meski cacian dan cibiran datang.
Kita tetap berharga, dan yakinlah Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Justru ketika kita sabar dan tegar melalui cobaan, Tuhan bisa membalikan keadaan. Mempermalukan orang yang dulu merendahkan dan meremehkan. Sejarah hidup telah membuktikan. Yang kecil bisa mempermalukan yang besar.
Tetaplah rendah hati di saat sukses, dan banyak hal baik Tuhan beri. Tetaplah bersyukur, saat hidup menjadi makmur. Tetaplah berbagi saat hidup berkelimpahan materi. Ingatlah hidup itu seperti roda, kadang di atas, kadang di bawah. Carilah Tuhan, maka segala sesuatu akan dicukupkan, bahkan ditambahkan dengan berlimpah.
Deo gratias.
Edo/Rio, Scj
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

