Berdasarkan hasil observasi kelompok 3, Pak Hardi mengatakan bahwa beliau membudidayakan rumput laut di dua tempat, yakni di empang dan di pesisir laut yang berlokasi di Kronjo, Teluk Naga, Kemayungan. Air yang digunakan pada budi daya rumput laut Pak Hardi menggunakan air asin. Untuk kelangsungan budi daya rumput lautnya, beliau menambahkan obat-obatan jenis pupuk urea serta pada empang tersebut dan juga ikan. Secara umum, faktor yang mempengaruhi pertumbuhan rumput laut, yaitu cuaca serta juga tergantung pengelolaan pembudidaya tersebut. Rumput laut untuk bibit selama 25 hari. Hambatan budidaya rumput laut Pak Hardi ialah rumput laut tertutup lumut. Saat proses pemanenan, dalam 1 kali pemanenan mencapai 60 kg dan untuk dijadikan bibit sekitar 15-20 kg. Pada saat pemanenan usahakan yang sudah tua karena jika masih muda hasilnya kurang bagus dan mudah patah, saat diambil harus dilihat terlebih dahulu akarnya.
Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki banyak potensi sumber daya alam pesisir dan laut yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Dengan menekuni budidaya rumput laut maka akan mampu meningkatkan pendapatan ekonomi para petani karena budidaya rumput laut telah membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Baik sebagai petani rumput laut, sebagai buruh tani baik waktu penyediaan lahan, penanaman, perawatan, maupun pasca panen. Serta lapangan kerja lain yaitu sebagai pedagang.
…
NUR IKHWANI

