Serpihan Jejak Musyafir – 269 Merayakan Makna Waktu LahirSimply da Flores Duduk sendiri menghitung hari melihat waktu yang terus berlariTak peduli apa pun keputusan pribadi akhir Mei mengantarku sejenak berhenti menyepiTanggal 1 Juni istimewa bagikuBukan saja bulan baruBukan saja peringatan hari lahir PancasilaTetapikukenang hari lahir pribadikuSekarang sudah lewat setengah abadbanyak kisah suka duka dialamibanyak pribadi…
Kategori: PUISI
Serpihan Jejak Musyafir – 269
Serpihan Jejak Musyafir – 268
Jutaan Lilin di Kakimu Ibunda
Simply da Flores … Bulan Mei terus bernyanyi menantilangkah lembaran hari bersemiberlari menjemput Juniditerangi nyala lilin suka dukadihiasi aneka harum semerbak bungapergi datang mencarimu IbundaBunda segala bangsa manusiaBunda segala harapan dan cinta Sudah sekitar dua ribu tahunkisah pengalamanmu di dusun Nazarethsebagai seorang gadis kampung sahajaalami misteri maha dasyat Ilahidan tak bisa dipahami tuntas hingga kiniCerita…
Serpihan Jejak Musyafir – 267
Pesona Kembang Sedap Malam
Simply da Flores … Sering metropolitan diwarnai debu polusiMasing-masing berjibaku mencakar waktudi antara deru debu pertarunganPikiran dipacu mengejar peluangkarena kebutuhan tak bisa ditundakarena kesempatan jarang terulangkarena waktu adalah uangkehidupan adalah perjuangan Ada sisi lain yang indah pesonaTukang taman merawat aneka tanamanhijau segar banyak bunga menawanAda yang mengukir keindahan pribadipada ruang terbatas di rumahnyadengan aneka tanaman…
Serpihan Jejak Musyafir – 266
Menganyam dan Menenun Waktu
Simply da Flores … Jemari tangan lincah menangkap waktuHelai detik menit dirajut dianyamAngan dan harapan menenun hari-hariagar hasilkan lembaran pengalamanagar makna hidup ditulis dilukisSetiap pribadi ada dan menjadi dalam waktu Waktu terus bersemi abadilangkah nafas insani ada batasnyaJejak desir darah ada akhirnyaMeterai kodrat catat lahir hidup matidan berlaku pasti untuk setiap pribadiTak ada yang bisa…
Serpihan Jejak Musyafir – 265
Jawaban untuk Doa Para Domba
Simply da Flores … “Akulah gembala yang baikKalian adalah domba-domba-Ku maka kalian pasti mendengarkan Akudan mengikuti jalan-KuAku pasti menuntun kalianmenuju Padang rumput yang hijauuntuk selalu mengenyangkan laparmudi sana ada sungai yang segarkan dahagamuJika kalian percaya kepada-KuAkulah Jalan, Kebenaran dan HidupAkulah pokok anggur, kalian adalah rantingnyaKalian bisa berbuah melimpahjika selalu bersatu dengan-KuAkulah terang dunia, kalian adalah…
Serpihan Jejak Musyafir – 264
Domba-domba Daraskan Doa
Simply da Flores … Ya, Yesus KristusEngkau Sang Sabda Putera AllahEngkau Tuhan dan Juru Selamat manusiaYang mengumpamakan kami umat-Mu sebagai domba-dombalalu dilepaskan ke tengah kawanan SerigalaKami ingin protes dan memohon kepada-Mukarena nasib domba lara menderitaManusia mencukur bulu kami dan juga membunuh menikmati daging kamiSerigala pun memangsa diri kamiCukup Engkau saja yang menjadi korban penyelamatanEngkau Anak…
Serpihan Jejak Musyafir – 261
Surat Domba-domba Kepada Gembala-2
Salam hormat dari kawanan kecil domba di Indonesia untukmu Sang Gembala Gereja, Paus Fransiskus. Yang Mulia Bapa Paus,Semoga surat kami yang pertama sudah sempat dibaca. Kiranya menambah informasi tentang keadaan bangsa dan negara serta tanah air kami Indonesia. Pasti sudah banyak informasi sudah diberikan kepada Bapa Paus, oleh berbagai pihak, dalam rangka kunjungan ke Indonesia….







