Red-Joss.com – Sewaktu muda, saya sering kali diajak teman untuk mencari wangsit di tempat wingit. Tempatnya sepi terpencil, dilingkupi pepohonan tinggi besar, dan kesannya angker. Bahkan tidak jarang, teman itu mengajak lek-lekan di makam yang dikeramatkan. Sesekali saya menemani teman, tapi sekadar ingin tahu, merasakan suasana tempat wingit di malam hari. Tidak lebih sekadar tepo selira, tenggang rasa, dan solider. Anehnya, atau karena…
Kategori: BUDAYA
Nyalakan Api Cinta Dalam Tiap Rumah Tangga
Red-Joss.com – Ada anggapan, untuk membangun keluarga bahagia itu tidak cukup, jika sekadar modal cinta. Benar! Karena cinta itu harus dimaknai dan diejawantahkan agar api cinta itu terus menyala dalam keluarga. Api cinta yang jadi penerang hidup berumah tangga. Tanpa api cinta, hidup itu tanpa cahaya. Tanpa semangat juang, kita kehilangan harapan. Hidup berumah tangga jadi gelap…
Tanpa Maaf dan Ampunan, Hidup ini Makin Berat dan Menderita
Red-Joss.com – Seberat-beratnya beban hidup, lebih berat itu jika kita tidak berani memberi maaf dan ampunan, baik pada sesama dan diri sendiri. Memberi maaf itu tampak mudah, bahkan sangat mudah dilakukan, tapi, jika diterapkan dari dalam hati itu sulit sekali. Faktanya, banyak di antara kita yang memberi maaf itu sekadar di mulut. Basa basi. Padahal hatinya kheki,…
Harta Yang Paling Berharga Itu Keselamatkan Jiwa
Red-Joss.com – Sebanyak apapun harta yang kita kumpulkan. Setinggi prestasi atau jabatan apapun yang kita raih. Semua itu tidak ada artinya, jika dibandingkan dengan keselamatan jiwa. Ya, keselamatan jiwa itu prioritas pertama dan utama, jika dibanding dengan kebendaan yang bersifat duniawi. Bukan popularitas, tahta, maupun harta dunia. Melainkan keselamatan jiwa adalah puncak kebahagiaan sejati. Ketika kita diingatkan…
Saat Kita Bersujud, Badai Itu Lewat
Red-Joss.com – “Mustahil, orang yang bersujud dapat selamat dari badai sedahsyat itu!” “Jikapun selamat, paling sembunyi di dalam bungker.” Tidak percaya, ya, kita mudah tidak percaya, karena kita tidak melihat dan mengalami peristiwa itu sendiri. Meremehkan, ya, kita juga sering kali meremehkan, bahkan bersikap sinis pada orang lain yang status, kepandaian, atau bakatnya jauh di bawah kita. Disadari…
Dilahirkan Untuk Bahagia
Red-Joss.com – Dalam suatu bincang santai, saya pernah ditanya oleh seorang teman. “Apa sebabnya orang hidup menderita?” “Orang itu lemah iman. Makin lemah atau tidak beriman, orang itu hidup kian menderita, karena menjauh dari Allah yang Sumber Hidup,” jawab saya santai. Teman itu membelalakkan mata, ingin mendebat, tapi urung. Saya lalu mengambil analogi hidup manusia yang lahir…
Sungguhkah Engkau Mencari Aku?
Red-Joss.com – Maaf, bukan untuk meremehkan atau kerdilkan keimanan orang lain. Sebenarnya, apa sesungguhnya tujuan kita pergi ke rumah ibadah? Sungguhkah kita mencari Allah? Jangan sensi, apalagi tersinggung. Tidak ada salahnya kita bertanya pada nurani sebagai bahan refleksi. Karena, tidak semua orang yang ke rumah ibadah itu mempunyai tujuan suci yang sama. Coba lihat dan amati. Ada…







