Seorang karyawan muda sedang menghabiskan istirahat siangnya di sebuah kafe terbuka, sambil tetap mengetik. Ketika sedang sibuk mengetik di laptopnya, ada gadis kecil yang membawa beberapa tangkai bunga dan menghampirinya. ”Om beli bunga Om.” ”Tidak Dik,” ujar anak muda itu tanpa menoleh dari laptopnya. ”Satu saja, Om. Bunganya dapat untuk kekasih atau istri, Om,” rayu…
Kategori: BUDAYA
Gelas
“GELAS – Genggam Eratlah ‘Love and Sarifice’.” – Rio, Scj. Gelas… sarana rumah tangga yang satu ini setiap hari selalu dicari, disentuh, digenggam dan dipakai sebagai tempat untuk mengambil air minum guna memuaskan rasa dahaga dan haus kita. Setiap hari kita menggunakannya. Manakala haus pertama kali yang kita cari adalah gelas, lalu air. Sederhana, tapi…
Kala Tubuh ini Meringis
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Tubuhmu bukanlah besi dan beton. Secara fisik, dia pun hanya terdiri dari darah dan daging.”(Catatan Kesehatan tentang Rintihan Bahasa Tubuh) Tulisan yang bertemakan kesehatan ini, bertolak dari “bagaimana idealnya sikap kita manusia,” di kala tubuh jasmani mereaksi dengan merintih ringis. Dari: (Asuhan Dr. H. Misri Hasanto, M. Kes.) Pemerhati sosial…
Rahmat Terindah
Aku tidak pernah berseru, tapi Engkaulah yang memanggilku. Aku tidak pernah memilih, tapi Engkaulah yang memilihku. Aku tidak pernah kehilangan harapan, karena Engkau selalu memberkatiku. Aku tidak pernah kekurangan, karena Engkau telah membekaliku. Aku tidak pernah mengikuti kehendakku, karena Engkaulah yang mengutusku. Aku tidak pernah kehilangan jalan, karena Engkau selalu menyertaiku. Sejak aku dibaptis, lalu…
Puisi Gogyoshi Gerejawi – 285
Oleh: Y.P.B. Wiratmoko 861Menyadari Kehadiran Tuhan Tuhan Yesus, ajarilah kamiUntuk selalu menyadari kehadiran-MuDengan selalu mengucap syukur pada-MuJadikanlah aku dengan tulusSebagai saluran rahmat-Mu bagi sesama 862Kasih Yesus itu Nyata Kasih Yesus itu nyataDi dalam hidup kamiDi dalam suka dan duka kamiYesus selalu menyertai kamiKasihnya tak berkesudahan 863Berserah Bapa, Allah Tuhan kami yang di SurgaDalam nama Yesus…
Pantang Bicara
Maaf, jika aku pantang bicara itu tidak berarti aku sedang jengkel atau marah padamu. Aku juga tidak sedang manjakan mulut dengan makanan yang lezat dan nikmat sambil bermesraan dengan orang ketiga, sehingga aku melupakanmu. Aku berdiam diri tidak berarti aku sedang bermalas-malasan sambil bermain hp untuk mencari calon penggantimu. O, kau jangan multi tafsir atau…
Serpihan Jejak Musyafir -184 Tentang Berbicara & Mendengarkan
Simply da Flores Memikirkan jumlah kata mulutkubisa seribu bahkan beribu-ribusetiap hari berbicara berkatadari mulutku yang satu iniEntah apa yang biasa kukatakanEntah apa yang dibicarakanEntah apa maknanya kata-katakuhanya diam saat tertidurDansering sekali tak kupedulikanApakah kataku disebarkan orangSiapa sesamaku saat bicaraApakah dia mendengarkan atau tidakApakah ada manfaat atau tidakkata-kataku mengalir bagai anginSehinggaaku pun jarang mendengarkanApa yang dikatakan…







