| Red-Joss.com | Pohon disebut baik tidak berarti tanpa daun kering atau ranting yang patah atau buah jatuh sebelum matang. Demikian pula keluarga. Sebaik-baiknya keluarga sudah tentu ada cacat atau celanya. Tak ada keluarga yg sempurna di dunia ini. “Beruntung Bapak saya bisa nukang,” begitu kira-kira yang ada di benak Tio. Bagi remaja ini, kemampuan…
Kategori: BUDAYA
Serpihan Puing Kampung – 114
Pancaroba Sosial Budaya di Kampung
Oleh Simply da Flores | Red-Joss.com | Setelah perubahan alam lingkungan di kampung, maka jelas, bahwa aspek sosial budaya pun berubah. Manusia bertambah banyak, alam lingkungan terbatas dan berkurang kapasitasnya. Manusia yang terus meledak populasinya itu, ada di kampung dan di kota, serta merantau ke kota. Budi dan daya manusia digunakan untuk membangun relasi sosial,…
Mandiri untuk tidak Merepoti
| Red-Joss.com | “Teruslah berjuang untuk hidup mandiri agar kita tidak merepoti orang lain.” Kredo itu adalah nafas hidup dan semangat juang agar saya tidak banyak berharap pada orang lain. Lebih baik kita selalu bergantung dan andalkan Allah, karena kita tidak akan dikecewakan-Nya. Selalu sadar diri. Sesungguhnya, hidup dalam peziarahan ini, kita dituntut ‘gelem obah…
Ayat-ayat Musyafir – 73
Menyimak Pengalaman Iman Pribadi
Oleh Simply da Flores | Red-Joss.com | Dalam pengalaman religius atau spiritual, setiap pribadi mempunyai kekhasan. Entah dengan latar belakang khasanah spiritual adat budaya maupun agama. Dalam mengikuti ritual yang sama dan perayaan keagamaan yang sama, namun makna dan penghayatannya berbeda untuk setiap pribadi. Lalu, nama Tuhan dan Allah yang sama, atau sosok rohani yang…
Ngilo Githoke Dhewe (2)
| Red-Joss.com | Sumber refleksi Yoh 8: 1-11, “Keheningan Bait Allah pagi itu berubah menjadi riuh, karena ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi berdatangan menyeret perempuan yang kedapatan berbuat zinah dan meminta Yesus menghakiminya.” Yesus paham akal bulus mereka. Ia tak mau dijebak, maka tidak meladeni mereka. Yesus hanya membungkuk dan menulis sesuatu di tanah dengan…
Ngilo Githoke Dhewe (1)
| Red-Joss.com | Dalam khasanah adat Jawa, ada ‘pitutur’ “ngilo githoke dewe’. Diadopsi dari kata ‘ngilo’ artinya bercermin, dan ‘githok’ artinya leher bagian belakang yang tak tampak dari depan, ketika bercermin. Memang ‘pitutur‘ ini lebih dialamatkan kepada mereka yang merasa tak bersalah, bahkan sering membantah meski sudah ditunjukkan bukti-bukti yang cukup. Orang begini sulit menilai…
Serpihan Puing Kampung – 113
Pancaroba Alam Lingkungan Tradisional Kampung
Oleh Simply da Flores | Red-Joss.com | Manusia meledak populasinya, tetapi alam lingkungan terbatas, kurang kadar kualitas sumber daya dan semakin sempit untuk dihuni serta keperluan lainnya. Hal ini pun terjadi di kampung komunitas adat budaya di tanah air. Perubahan yang tidak menentu itu bersumber pada pengaruh dari luar komunitas, maupun kecenderungan perubahan internal komunitas…







