Jika hidup ini ibarat pohon, buah-buahnya tergantung pada keputusan awal yang kita buat. Artinya, bahwa tindakan dan keputusan awal yang kita buat itu akan menghasilkan konsekuensi yang menentukan hasil atau buah di masa depan, baik positif maupun negatif.
Pepatah ini mengajarkan, bahwa dasar keputusan yang baik akan tumbuh jadi hasil yang baik pula, sementara keputusan yang buruk akan menghasilkan buah yang buruk pula.
Keputusan awal yang kita buat (dulu), mis ketika akan menikah, dapat diibaratkan sebagai akar pohon yang kokoh. Jika akar kuat dan sehat, pohon dapat bertumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang berkualitas. Buah itu tampak dalam setiap keputusan yang dibuat anak-anak kita, dalam hal-hal krusial seperti memilih jalan hidupnya.
“Buah tidak jatuh jauh dari pohonnya.” Yang dulu kita buat, dengan cara berbeda akan muncul kembali dalam keputusan anak kita.
BKSN mengajak kita untuk merenungkan pentingnya motif dari apa pun laku kita.
Salam sehat.
…
Jlitheng

