Mark. 7: 1-13
“Orang munafik adalah mereka yang berpura-pura baik dalam perkataan maupun perbuatan. Entahkah didorong keinginan agar dipuji orang lain atau karena suka menipu. Intinya orang munafik selalu menyembunyikan keaslian keburukan karakternya dengan penampilan untuk mengelabui orang lain.”
Yesus mengkritik keras para kaum munafik dalam Injil hari ini: “Jawab-Nya kepada mereka: “Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku” (ayat 6).
Maka pelajaran penting bagi kita adalah:
1) Kembalilah hidup dengan baik dan benar;
2) Ingat, kemunafikan itu hanya memberimu kepuasaan sesaat, tapi selamanya akan menyengsarakanmu, bila kedok penipuanmu diketahui umum;
3) Ingat, bahwa mereka yang bermulut manis dan suka menipu itu tidak akan tenang hidupnya, karena akan terdorong untuk selalu menipu.
Akhirnya lebih baik dihina, karena kejujuran dan kebenaran daripada dipuji setinggi langit, karena kemunafikan dan kebohongan.
Monsignor RD Inno Ngutra

