“If not now, then when? Every minute, every breath is a gift.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Menyesal itu tidak bisa membawa kita kembali ke masa lalu. Meratapi penderitaan dan luka yang telah terjadi itu malah menambah beban hidup. Hidup itu hanya sekali, berhentilah menyia-nyiakan kesempatan yang Tuhan beri. Hidup itu sekarang, bukan yang lalu, bukan pula yang akan datang. Mulai, kerjakan, dan perjuangan sekarang, sehingga masa depan yang cerah akan datang.
Percayalah akhirnya luka itu akan sembuh. Patah akan tumbuh. Sepi akan ramai. Sedih akan bahagia. Semua ini hanya soal waktu. Jangan lupa bahagia.
Bahagia dan syukur itu selalu bersama. Bukan bahagia yang membuat kita bersyukur. Orang yang bahagia itu juga belum tentu bersyukur. Melainkan orang yang bersyukur pasti hidupnya akan bahagia.
Rezeki dari Tuhan sudah tertakar dan tak pernah tertukar. Rezeki dari Tuhan tidak akan berhenti kecuali sudah tiba waktunya kita mati. Maka jadilah manusia yang pandai menerima, karena jika mengeluh itu juga percuma. Sebab Allah memberi apa yang kita butuhkan, tapi tidak seksdar apa yang kita inginkan.
Jangan lupa, selalu bersyukur dan bahagia.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

