| Red-Joss.com | Dari seorang Guru, yang datang ke tengah dunia dengan taat kepada Bapa. Dia hidup dalam keluarga sederhana di Nasaret. Dengan bimbingan Maria dan Yosep, Dia menyelami kehidupan manusia sampai sedalam-dalamnya.
Dia pergi ke padang gurun dan berpuasa selama 40 hari untuk menyelami kehendak Bapa. Dia mengalahkan godaan-godaan itu. Lalu tampil di depan publik. Dia dinyatakan sebagai “Putera yang terkasih,” setelah menerima baptisan dari Yohanes Pembaptis. Dia lalu berkeliling dan mengajar dengan kuasa dan wibawa.
Setiap kata-kata-Nya menembus jiwa manusia. Setiap jamahan-Nya menyegarkan batin manusia. Setiap berkat-Nya menyembuhkan setiap jiwa. Seruan doa-Nya menyatukan kerinduan setiap hati kita. Dalam doa-Nya, Dia hadir di hadapan Bapa dengan bertelut sempurna. Dia lalu melihat dan memandang setiap pribadi di sekeliling-Nya yang telah mengikuti-Nya dengan setia.
Ketika saatnya tiba, Dia memilih dan menetapkan 12 orang sebagai murid-Nya yang kemudian disebut Rasul. Lewat mereka, pengajaran-Nya yang penuh kuasa dan wibawa sampai ke segala ujung penjuru dunia, bahkan sampai menembus ke dalam jiwa kita.
Satu kegembiraan besar, karena saya dan anda jadi percaya dan meyakini kebenaran keselamatan yang utama. Bahkan kita telah menemukan jalan kasih yang sempurna. Kita juga tahu, bagaimana mencintai Tuhan dan sesama dengan nyata.
Sekarang saatnya kita bersaksi sebagai murid-murid-Nya. Setiap pribadi yang sudah dibaptis dalam “Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus” mempunyai tanggung jawab yang sama, yaitu bersaksi akan kebenaran keselamatan yang telah disampaikan-Nya.
Dunia semakin terbuka, dan hanya ada satu nama yang membahana, yaitu Yesus Kristus, penyelamat kita. Oleh-Nya dan melalui Dia, saya dan anda tidak akan pernah kehilangan jalan menuju Surga.
Setiap pribadi yang berjalan dalam nama-Nya akan disertai-Nya, bahkan sampai akhir zaman sebagaimana yang disampaikan kepada ke-12 murid-Nya saat Dia naik ke surga sesudah 40 hari dari kebangkitan-Nya.
Mari kita teruskan panggilan kemuridan kita dengan setia tanpa menyangkal atau meninggalkan Dia (Karena godaan jabatan, dunia, cinta atau persahabatan).
Mantabkan jiwa dan batin kita agar tidak mudah terombang-ambing dan menjadi ragu oleh jalan yang lain. Karena Dia hadir untuk kita yang sungguh percaya dan mengimani-Nya.
Mari bersaksi dan berbahagia agar semakin banyak orang percaya kepada-Nya.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

