“Be patient, things will change for the better.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Sabar merupakan kata yang mudah diucapkan. Tapi untuk melakukannya dibutuhkan ketekunan dan kesungguhan hati. Sabar mengajarkan kita untuk tetap kuat dalam kehidupan. Sesulit apa pun keadaan, sabar tetap mampu untuk bertahan, percaya rencana Tuhan, dan berpengharapan.
Sabar akan membuahkan hasil dan mujizat yang menabjubkan. Sabar saat sesuatu dalam hidup tidak sesuai yang diharapkan. Sabar saat doa tidak kunjung dijawab Tuhan. Sabar saat menghadapi ketidakadilan dan nyinyiran. Sabar saat datang kritikan dan komentar. Sabar saat pasangan selalu marah dan ngomel. Sabar saat pimpinan, rekan, dan keadaan tidak sesuai harapan.
Di balik kesabaran, kita butuh hikmat agar bisa bertindak bijak. Jangan karena saking sabar kita mudah dimanfaatkan dan juga diinjak. Jangan karena terlalu sabar hati ini tumpul menjadi acuh dan bebal.
Dalam hidup, kadang yang diharapkan dan direncanakan itu tidak sesuai dengan kenyataan. Apa yang sebenarnya sudah ada dalam genggaman terpaksa kita lepaskan. Kita jengkel, marah sudah sampai ubun-ubun, tapi dengan sadar diri harus kita kendalikan, meski hal itu menyakitkan. Satu hal yang perlu kita tanamkan dalam hati, jika semua itu Tuhan izinkan, sesuatu yang lebih besar dari yang kita pikirkan, rencanakan, sedang Tuhan kerjakan dan sediakan.
“Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantah, tapi berpengharapan.”
Gaudetae in Domino semper, bersukacitalah senantiasa di dalam Tuhan.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

