”Demi mendapatkan sesuatu, baik itu pujian atau imbalan berupa uang dan kedudukan, maka ada banyak di antara kita berpenampilan parlente dengan mulut manis di hadapan orang lain. Inilah yang disebut orang munafik dan jahat.”
Dalam Injil, Yesus menghardik golongan orang munafik dengan pernyataan keras: “Kamu orang-orang Farisi, kamu membersihkan bagian luar dari cawan dan pinggan, tapi bagian dalammu penuh rampasan dan kejahatan” (Luk. 11: 39).
Karena yang Tuhan kehendaki agar kita sadari dan perbuat adalah:
- 1) Tampillah ada adanya sebagai wujud dari kepolosan dan ketulusanmu;
- 2) Gunakan cara-cara jujur untuk mendapatkan tujuan dan cita-citamu;
- 3) Telingamu mengembang kempis, karena pujian dusta, tapi batinmu tidak akan tenang dengan kemunafikanmu, kecuali gaya parlente dan bermulut manis adalah pilihan untuk cara hidupmu.
Akhirnya sadarlah, bahwa mendapatkan hinaan, karena kejujuran itu lebih bermartabat daripada menerima pujian, karena kemunafikan.
Monsignor RD Inno Ngutra

