Lalu Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?” (Mrk 4: 40).
Dalam hidup ini, semua orang pasti pernah mengalami badai hidup atau tantangan kehidupan. Pernahkah Anda merasa takut dan tidak dapat melihat campur tangan Tuhan dalam situasi sulit yang sedang Anda hadapi? Mungkin pernah ada pemberontakan, kesedihan, kekecewaan, atau bahkan kemarahan terhadap Tuhan.
Disadari atau tidak, kadang ketakutan itu justru kita sendiri yang menciptakannya. Kita berpikir buruk tentang hal-hal yang belum tentu terjadi. Ketakutan seperti itu membuat kita kehilangan kepercayaan akan penyelenggaraan Tuhan, hingga akhirnya kita mencari jalan sendiri, yaitu mengandalkan kekuatan diri dan kurang berpasrah kepada-Nya.
Yesus kembali mengingatkan kita, bahwa dalam situasi apa pun, kita harus tetap ‘berlayar’ dan menyertakan Dia dalam hidup kita. Kita akan dapat merasakan penyertaan-Nya, bila kita memiliki relasi yang erat dengan-Nya, salah satunya melalui doa. Doa membantu kita bertumbuh dalam iman, harapan, dan kasih, sehingga apa pun tantangan yang dihadapi, kita akan tetap kuat dan percaya pada penyelenggaraan Tuhan. Dengan demikian, kita tidak merasa takut.
Sr. Marcelline Mary, P. Karm
Sabtu, 31 Januari 2026
2 Sam 12: 1-7.10-17 Mzm 51: 12-17 Mrk 4: 35-41
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

