| Red-Joss.com | Apakah kita pernah berkonsultasi dengan Tuhan, ketika berencana hingga mengambil keputusan untuk mewujudkannya? Bagaimana caranya? Atau mungkin … kita tidak pernah? Kenapa?! Karena mudah dan kita yakin keputusan serta jalan kita benar. Juga tidak bakal meleset, karena didukung data-data lengkap dan akurat. Kita bisa mengerjakan semua itu sendiri.
Percaya diri itu tidak salah, sah, dan harus dipunyai setiap orang. Namun, percaya diri yang berlebihan itu membuat kita jadi sombong, merasa hebat, kuat, pintar, dan tidak membutuhkan pertolongan orang lain … bahkan bantuan Tuhan! Kita lupa, bahwa rencana kita berbeda dengan rencana Tuhan.
Kesombongan itu sering kali menjerumuskan kita ke dalam penyesalan dan derita. Kita merasa lebih superior dan hebat, dibandingkan dengan orang lain! Sifat meremehkan inilah yang membuat kita jadi lengah dan ceroboh, sehingga kita salah langkah dan merugikan diri sendiri. Bahkan kita juga dijauhi teman.
Saatnya kita berani membuka diri agar rendah hati. Coba kita belajar membiasakan diri untuk berkonsultasi dengan Tuhan dalam segala hal. Kita mohon penuyertaan, pendampingan, dan bimbingan-Nya. Sehingga yang kita lakukan itu diberkati dan berkenan di hati-Nya.
Coba resapi di hati untuk melihat hasilnya. Ketika kita mengandalkan kemampuan sendiri dibandingkan dengan mohon bantuan Tuhan. Jelas sekali, hati kita jadi lebih tentram dan tenang dengan mengikut-sertakan Tuhan, karena hasilnya baik dan memuaskan.
Sesungguhnya, kita dapat menimba pengalaman itu dari Yesus sebagai Guru Agung kita. Ketika Yesus hendak memilih ke-12 para Rasul, Ia pergi ke bukit untuk berdoa kepada Bapa-Nya (Luk 6: 12-19). Bagaimana dengan Yudas Iskariot, yang mengkianati Yesus? Apakah Yesus salah pilih? Tidak! Yesus tahu hal itu. Pada Perjamuan Terakhir Yesus mengumumkan hal itu. Ia menyuruh Yudas Iskariot untuk menjalankan apa yang sudah direncakan, yaitu menjual Yesus kepada tua-tua agama Yahudi.
Sekiranya kita seorang Kristiani dan murid Yesus berarti kita juga siap berkorban demi Dia. Kuncinya adalah setiap saat kita harus selalu merangkul Yesus lewat doa dan karya kita. Yesus sebagai sumber kekuatan dan andalan kita.
Kini, saatnya kita membiasakan diri berkonsultasi dengan Yesus agar Roh Kudus mencerahkan pikiran dan hati kita. Keputusan yang kita lakukan itu mendatangkan hasil yang baik, karena datangnya dari Dia.
…
Mas Redjo

