“Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi” (Kis 2: 32).
Perjumpaan dengan Yesus yang bangkit telah mengubah Petrus yang penakut dan pengecut jadi seorang pemberani. Ia berani tampil dan menyatakan kebenaran, bahwa Yesus adalah Allah yang telah menang atas maut dan kematian. Petrus dan para Rasul jadi saksi dari semua peristiwa itu. Kehidupan rohani mereka telah ditata kembali oleh bimbingan Roh Kudus yang diutus oleh Yesus.
Kita merayakan peristiwa kebangkitan Yesus yang mulia. Kita juga beroleh janji, bahwa Yesus akan selalu hadir dan menyertai kita. Kehadiran Yesus dalam Ekaristi jadi bukti nyata, bahwa Yesus senantiasa hadir dan menampakkan diri bagi umat-Nya.
Mari kita datang kepada Yesus yang hadir dalam Ekaristi, dan menata kembali kehidupan rohani kita.
Mari kita datang kepada Yesus dalam doa-doa pribadi dan dalam komunitas kita, agar kita diberi kekuatan untuk berani bangkit dari kelemahan, keletihan iman, kejenuhan, kebosanan, keputusasaan, serta dosa-dosa kita. Kita juga diajak untuk berani bersaksi tentang iman kita, menegakkan kebenaran dan kejujuran, keadilan, dan kedamaian.
Sr. M. Odilia, P. Karm
Senin, 21 April 2025
Kis 2: 14.22-32 Mzm 6: 1-2.5.7-11 Mat 28: 8-15
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
http://www.renunganpkarmcse.com

