Mat. 8: 5-11
“Doa dan permohonan yang terus menerus itu baik, namun untuk pengabulan permohonan itu ditentukan oleh seberapa besar iman dan kepercayaan si pendoa, ketika melantunkan permohonannya. Sesungguhnya di ujung sebuah iman yang teguh ada kepercayaan, bahwa Tuhan mampu melakukan yang dikehendaki-Nya.”
Menanggapi doa yang hanya asal-asalan dipanjatkan, Paus Fransiskus mengingatkan: “Jangan berdoa seperti burung beo, yang banyak komat-kamit, tapi tidak ada maknanya. Mintalah Roh Kudus membantumu untuk dapat berdoa secara baik dan benar.”
Dalam Injil hari ini, Yesus memuji si perwira yang penuh iman dan keyakinan meminta-Nya untuk datang menyembuhkan hambanya yang sedang sakit. Kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorang pun di antara orang Israel” (ayat 10).
Karena itu, berjuanglah agar:
1) Percaya dan yakin, bahwa Tuhan memiliki semua berkat yang Anda perlukan, dan Ia mampu melakukan segala sesuatu sesuai waktu dan kehendak-Nya;
2) Berdoa, meminta dan memohon kepada-Nya dengan penuh iman dan keyakinan, bahwa Tuhan pasti mengabulkannya;
3) Nantikanlah pertolongan Tuhan dengan sabar, karena Tuhan lebih tahu kapan Ia harus menolongmu.
Akhirnya teruslah berdoa bukan saja agar permohonanmu dikabulkan, melainkan agar relasimu dengan Tuhan semakin erat dan mesra.
…
Monsignor RD Inno Ngutra

