| Red-Joss.com | Sejak kecil, kita sudah diajari berdoa, baik meminta atau tanpa meminta. Karena orangtua atau mereka yang mencintai kita tahu bahwa berdoa itu harus diketahui isinya.
Apakah sampai hari ini, ada yang tidak tahu apa itu berdoa? Atau apakah ada yang sama sekali tidak pernah berdoa?
Kalau yang malas berdoa, bolong-bolong doanya, atau kurang yakin dalam berdoa itu pasti ada. Kita termasuk orang yang malas atau rajin berdoa?
Sesungguhnya, dengan usia yang terus bertambah, kita tidak lagi minta diajari berdoa, tapi minta dituntun bagaimana cara berdoa yang baik dan berkenan bagi Allah. Karena berdoa itu masuk ke dalam ruang pribadi kita. Tidak ada seorang pun yang tahu.
Kita mau bilang, bahwa kita ini rajin berdoa dan bercerita pada teman, sahabat, dan pada siapa saja yang dijumpai. Tapi, apakah kita sungguh berdoa? Karena hanya kita sendiri dan Tuhan yang tahu.
Kita dikatakan oleh orang lain dan diceritakan di mana-mana, “bahwa kita ini malas berdoa, bahkan tidak pernah dilihat sedang berdoa.” Terserah pada orang berkomentar dan bercerita. Tapi, apakah kita betul seperti yang diceritakan itu? Hanya kita dan Tuhan yang tahu.
Hati-hati, karena doa itu bisa membuat iri hati.
Contoh: Saya sudah berdoa, tapi doaku tidak sebaik doa dia.
- Doa juga bisa membuat jengkel.
Contoh: saya sedang doa dengan kusyuk dan tenang, sedangkan dia doanya ribut melulu. - Doa juga bisa membuat kita frustasi.
Contoh: saya banyak berdoa, tapi doaku tidak dikabulkan. Dia yang jarang berdoa, tapi doanya selalu dikabulkan. - Doa juga bisa jadi ruang gosip.
Contoh: saat doa bukannya kita fokus pada Tuhan yang kita sembah, melainkan sibuk komentar sana sini tentang teman atau orang lain.
Sesungguhnya berdoa itu masuk dalam ruang pribadi kita, karena hanya kita dan Tuhan yang disembah itu yang tahu.
Itulah sebabnya, pertanyaan para murid dalam Injil sangat tepat, “Tuhan, ajari kami untuk berdoa.” Tuhan mengajari mereka berdoa, bahkan menyebutkan isi doanya, yang sekarang doa itu sering kita doakan di banyak kesempatan, yaitu Doa Bapa Kami.
Teruslah berdoa. Jika belum juga bisa berdoa, bertanyalah dan jangan malu untuk mengatakan, “ajari aku berdoa”. Tapi yang malas atau jarang berdoa, jangan meremehkan kekuatan doa dan main-main di saat berdoa. Karena Tuhan tahu isi doa dan tahu cara berdoa kita.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

