“Pandemi itu sementara, tapi perubahan selamanya.”
…
| Red-Joss.com | Manusia itu selalu bertumbuh. Meski kadang kita tidak mau berubah. Tapi dunia, keadaan memaksa kita untuk berubah dan bertumbuh. Contohnya saat pandemi covid belum lama ini. Kesadaran ini penting. Mereka yang sadar, menerima dan beradaptasi akan penuh berkah dan anugerah. Mereka yang mau bertumbuh dan berubah itu yang akan sukses.
Anthony de Mello dalam buku ‘Awareness’, menuntun kita untuk mempunyai keutamaan awareness. Paling tidak ada lima langkah:
- ‘Be aware’, sadar akan diri, keadaan, dan situasi sekitar.
- ‘Be enlightened’, dari ketidak-nyamanan menuju pencerahan.
- ‘Be acceptance’, menerima dan beradaptasi.
- ‘Let it go’, berusaha untuk pindah.
- ‘No judgment’, tidak menghakimi.
Sesungguhnya yang kita lakukan saat ini akan mempengaruhi masa depan. Kalau saat ini kita berhasil pasti ada proses jatuh bangun di sana. Boleh saja kita menikmati kesuksesan, tapi ingat semua itu tidak ada yang abadi. Kesadaran ini akan membuat kita untuk bersyukur dan berbagi.
Hidup itu ujian, di saat kita susah, kekuatan hati kita yang diuji. Tapi disaat kita sukses, kerendahan hati kitalah yang diuji. Sesukses dan sehebatnya apa pun kita selalu ada orang yang lebih hebat dan sukses dari kita. Karena itu lebih bijak kita rendah hati, terus belajar dan mau untuk meningkatkan kemampuan diri.
Bersyukurlah, pandemi itu sementara, tapi perubahan selamanya. Peristiwa pandemi jelas membawa efek luar biasa dalam hidup kita. Perubahan dalam hidup selalu akan datang. Banyak hal positif yang kita dapatkan dari setiap perubahan. Proses untuk menerima, beradaptasi, menemukan cara baru, strategi baru, dan bentuk-bentuk baru. Ketika kita mampu menerima dan beradaptasi di situlah satu anak tangga pertumbuhan telah kita lalui.
…
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

