Nilai-nilai kesalehan seperti
“Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong” mendapat kualitas yang sesungguhnya pada saat kita berada dalam kondisi yang tidak nyaman, seperti pagi ini.
Bangun pagi, ketika jiwa belum beradaptasi dengan suhu badan yang agak ‘nggregesi’, hujan deras yang tiba-tiba sudah membuncah membelah heningnya pagi.
Tidak ada kata ‘ah, aku mesti siaga membelah hujan menuju tempat untuk mendapatkan kebutuhan-kebutuhan pekan depan. Berlanjut jadi teman sejalan bagi teman hidupku menuju tempat dia menunaikan dharma baktinya. Di situlah dan dalam cuaca itulah, terapan nilai-nilai yang diajarkan Rasul Paulus itu (1 Kor 13. 4) mendapatkan iklim tumbuh yang sesungguhnya.
Salam sehat dan tetaplah hangat di segala cuaca.
…
Jlitheng

