| Red-Joss.com | Sepenggal lagu Jawa Suriname kangèlan nggonku nyritakaké, kangèlan nggonku ndunungaké artinya tidak mudah menceritakan, tidak mudah menjelaskan, menginspirasi pagiku melihat fenomena burung-burung gereja yang tidak lagi ada di gereja, tapi hijrah ke mushola. Koq bisa? Mungkin burung-burung itu tak bisa tinggal di gedung tinggi ber ac, cari tempat lebih rendah sesuai daya sayapnya yang kecil. Ah, kangèlan nggonku ndunungaké, sulit bagiku menjelaskan.
Sama sulitnya memahami dan menjelaskan, tentang hakikat hidup bersama, berkontribusi. Ada terdaftar tapi tidak pernah ke luar.
Sebuah lingkungan pasti hidup, jika tiap anggotanya berkontribusi. Kontribusi memiliki banyak makna sesuai kebutuhannya, seperti memberi, berperan serta, menyokong, ikut andil, menyumbang, membantu, ikut memikul beban, dan terlibat.
Jika seseorang tidak andil maka ia akan cepat dilupakan.
Ini yang mungkin bisa kita rasakan, ketika keluarga, saudara atau teman dekat sedang ‘having fun’ tanpa kita. Jlebb, tidakkk! Tidak ada yang menanyakan. “Saya koq nggak diajak sih?” Gak enak banget rasanya. Sebegitu menyedihkannya, sampai kita dilupakan. Kesel!
Berkontribusi positif tidak harus selalu dalam bentuk besar; hal-hal kecil seperti membantu menyelesaikan masalah, memberi inspirasi atau dukungan moral, atau bahkan ketika hanya dengan menunjukkan perhatian, dapat membuat perbedaan besar.
Hari ini kita berkontribusi, agar tidak membuat sesama “kangèlan nggoné ndunungaké“.
Salam sehat berlimpah berkat.
…
Jlitheng

