Oleh Simply da Flores
| Red-Joss.com | Pengalaman setiap pribadi akan suka duka adalah hal biasa. Dalam keadaan tertentu, karena tantangan dan kesulitan, juga keterbatasan diri, bisa dialami suasana merana, merasa sendirian, ada kesepian dan kehampaan.
Lalu, berbagai upaya diusahakan untuk ke luar dari pengalaman kesepian tersebut. Aneka cara yang dilakukan mengatasi kesepian, sangat tergantung dari kapasitas diri pribadi, pengetahuan dan nilai, tingkat umur dan kedewasaan emosional, juga nilai dan prinsip hidup yang dihayati. Saya tulis pengalaman kesepian itu dalam sajak:
Berhembus Angin Malam
Kepulan asap rokokku
Ditangkap angin terbang pergi
Sirna dalam gulita sepi
Aku sendiri duduk di kursi
menjaring kata memasak puisi
Ingin membakar galau sepi
Cemburu pada gulita sepi
yang diam penuh misteri
Tak ada bulan tersenyum
Tak ada bintang menari
Hanya angin malam berhembus
sejenak lalu pergi melintas
entah ke mana aku tak tahu
Berhembus angin malam
ada jejak yang kutangkap
kujerat dengan pena rasa
lalu menjelma jadi kata
pada baris syair cinta
Berhembus angin malam
saat gulita malam diam
Pada layar rindu damba
kuceritakan galau sepi rasa
kukatakan damba harap cinta
kugoreskan api sepi membara
kubakar diam tanya gulita
Lalu
Puisi ini kutulis saja
Berhembus angin malam
sampaikan rindu damba cinta
pada bulan bintang mentari
yang sedangย tidurย lelap
…
Foto ilustrasi: Istimewa

