Oleh Simply da Flores
| Red-Joss.com | Kata-kata gampang diucapkan, tetapi sulit dilakukan. Fakta kodrati, bahwa kita manusia itu saling membutuhkan. Namun, karena berbagai alasan kepentingan dan situasi, maka ada saling iri dengki dendam serta permusuhan dan perang.
Melihat semua fakta permusuhan, maka saya coba menemukan apa dasar untuk saling melengkapi dengan kasih sayang dan bisa menjadi berkat bagi yang lain; bukan musuh atau ancaman bagi sesama. Lalu saya menulis renungan tentang hal tersebut di atas dalam sajak:
Menyibak Misteri Sesama Saudara
Menghirup desah nafas ini
Aku, engkau, dia
Kita semua manusia
Tak ada yang minta dilahirkan
Tak ada yang usul hadir di bumi
Dari orangtua masing-masing
Dari tempat asal masing-masing
Dengan keadaan yang ada pada pribadi masing-masing
Dan
syukur atas alat pernafasan yang masih berfungsi sekarang
Terima kasih sekarang hidup
Udara tak mampu dibayar oleh kita
Kita hidup dari udara yang sama
Berdiri di sini
Debar jantung berdetak
Desir darah mengalir di tubuh
Aku, engkau, dia
Kita bisa berjumpa
Tak ada yang lebih dan kurang
kita semua darah manusia
Kita terima tanpa meminta
Kita ditakdir oleh Pencipta
Sama disebut makhluk manusia
Maka
Berani aku katakan sekarang
Aku, engkau, dia
Kita semua manusia
Pada hakikatnya sama
Satu udara yang dihirup
Satu darah makhluk manusia
Kita โsesama saudaraโ
Berdiri di sini saat ini
Atas nama โsesama saudaraโ
Kusyukuri fakta keunikan setiap pribadi
Kuberterima kasih atas perbedaan dan keistimewaan diri
Fakta kebesaran Sang Pencipta
Fakta kekayaan Sang Maha Ajaib
Yang menjadi asal semua ciptaan
Yang menjadi penyelenggara kehidupan
Yang menjadi tujuan ciptaan
Sang Maha Misteri
yang tidak mengadili dan menghakimi ciptaan-NYA
atas dasar fakta kodrati
Semua insan โsesama saudaraโ
Karena ditakdir terlahir di bumi
untuk saling melengkapi
karena saling membutuhkan
Bukan
saling mengejek dan memusuhi
saling iri dengki dendam
saling menjajah dan menindas
saling bunuh dan memusnahkan
Berdiri di sini saat ini
Atas fakta hakiki kodrati
Kita โsesama saudaraโ asali
Maka
Kunyanyikan lapar kasih sayang
Kudaraskan syair dahaga cinta
Kuwartakan damba nurani jiwa
Aku ada karena kita ada
Mari kita saling mengasihi
Mari bicara bahasa cinta
Mari menenun karya kasih sayang
Mari saling berbagi doa
Agar bisa menjadi berkat
dengan amal karya nyata
dengan kata dan perbuatan
Sehingga
harkat martabat pribadi kita
Jadi cahaya di alam semesta
menyinari sejarah kehidupan manusia
Karena
Aku, engkau, dia
Kita semua manusia
adalah โsesama saudaraโ
Kitaโฆ
Ciptaan Sang Maha Kasih
Citra Sang Maha Cinta
yang nyataย adaย diย dunia
…
Foto ilustrasi: Istimewa

