Oleh Simply da Flores
Red-Joss.com | Ada sebuah tulisan menarik dari Sastrawan Ravindra Bath Tagore, lalu saya coba menterjemahkannya. Isinya mengingatkan tentang perbedaan makna dari perbuatan kepada seseorang, sesama kita, saat dia masih hidup dan ketika sudah menjadi jenazah. Saya membuat judulnya:
Kita: Saat Masih Hidup Bersama
Saat saya mati
Air matamu menetes
Tetapi saya tidak melihatnya
Tangisilah aku saat ini
Kalian kirim dan taburkan bunga
Tetapi
saya tidak melihatnya
Berikan bunga saat ini
Kalian akan ucapkan kata-kata pujian
Tetapi
saya tidak mendengarkan
Ucapkan saat ini
Kalian akan maafkan kesalahanku
Tetapi saya tidak tahu
Maka
maafkan dan lakukan saat ini
Kalian akan merindukan kehadiranku
Tetapi
aku tidak merasakan lagi
Jumpai aku sekarang
Kalian ingin ada bersamaku
habiskan lebih banyak waktu denganku
Lakukan, gunakan waktumu sekarang
Ketika kalian mendengar saya berpulang
Kalian akan mencari jalan ke rumahku
untuk menyatakan belasungkawa
Tetapi
kita sudah tidak bertemu dan terlewat untuk bicara selama bertahun yang lalu
Lihat, dengar dan jawab denganku sekarang
Sediakan waktumu
untuk berjumpa dengan setiap pribadi di sekelilingmu
dan bantulah mereka dengan apa pun yang bisa membuat mereka bahagia
Mereka adalah: keluargamu, sahabatmu, rekan kerjamu, tetanggamu dan siapa pun itu
Buatlah mereka pribadi istimewa, karena engkau tidak tahu kapan mereka direnggut ajal
untuk pergi dari hidupmu selamanya
Saat sendiri,
saya bisa berkata
Tetapi ketika bersama, kita bisa bercakap dan bercerita
Saat sendirian,
saya dapat menikmati kesenangan
Tetapi
jika bersama, kita dapat merayakan kegembiraan
Saat sendiri
saya bisa tersenyum
Ketika bertemu bersama
kita bisa tertawa berbagi bahagia
Itulah keindahan relasi kemanusiaan
Diri kita
bukanlah apa-apa
Tanpa sesama saudara yang lain
Ada beberapa ungkapan untuk pesan uang sama,
1.
Ungkapan Afrika,
Obbonato
“Aku ada karena kita ada”
2.
Ungkapan Latin
Homo homini socius
“Setipa orang adalah sahabat bagi sesama yang lainnya”
3.
Ungkapan Inggris,
No man is an island
“Tidak ada yang dapat hidup sendiri di sebuah pulau”
4.
Ungkapan Krowe,
Imung e, Ita mogat hama-hama, bawak papan-lemer watuโฆ
“Sahabat, kita bersama, saudaraย sukaย duka”
…
Foto ilustrasi: Istimewa

