Oleh Simply da Flores
Red-Joss.com | Lebih gampang bicara daripada melakukan kasih sayang. Karena memang tidak gampang memberi, berbagi dan mengusahakan berbaik hati kepada sesama, demi kebaikan dan kebahagiaan sesama itu.
Kebutuhan dasar manusia adalah lapar kasih sayang dan dahaga cinta perhatian. Maka, saya coba menyimak makna kasih sayang itu, dengan menuliskan sajak:
Lima Sajak Hari Kasih Sayang
- Belaian Bapa Langit
Ada bayangan telapak ajaib
membelai getir pucuk kehidupan
hembuskan mantra nafas cahaya
pada lorong kelam ziarah
bangunan angan bocah zaman
yang tersebar di hutan belantara
yang merana di dusun udik
yang terpencil di kampung sunyi
yang berjejer di pinggir jalan
antara desa dan kota-kota
Rumput kering ditiup kerakusan
merana nurani kelaparan kasih
Tebaran sampah plastik peradaban
jiwa dahaga damai cinta
Semua tak bisa bersebunyi
disorot mata Bapa Langit
melihat semuanya tanpa kecuali
- Pelukan Ibu Bumi
Gunung bukit tunduk diam
saksikan cakar tajam waktu
Merobek wajah hutan belantara
sisakan lubang tanya menganga
pada mulut para bayi
yang getir kehabisan susu
Sementaraโฆ
Jemari hasrat para ibunya
memeluk mesra layar gadget
tawaran wangi pesona
iklan
aneka pernak-pernik gengsi
dan promosi surga rasa
Danโฆ
Ibu bumi memeluk erat
jasad sejarah peradaban insan
tanpa pilih kasih sayang
tanpa bedakan satu pun insan
- Samudera Pesona
Lagu gelombang cinta
mengalun dalam hati nurani
Gelora arus kasih sayang
mengalir dari sanubari jiwa
Energi misteri semesta
adalah samudera pesona
merajut suka duka manusia
Hempaskan ombak perjuangan kodrati
pada rindu damba jiwa raga
Lapar dahaga sesama saudara
- Bahasa Cinta
Kasih itu sepoi nafas
Sayang itu semilir angin
Bahasa cinta itu udara
Jangan berkata tidak
Bila harus ada udara
Bila hidup harus bernafas
Bila bermakna harus memberi
Bila berguna harus berbagi
Aku, engkau, kita
adalah angin yang berhembus
adalah semilir sepoi udara
Dan
ketika tak ada cinta
maka badai melanda
ketika sirna kasih sayang
maka taufan ganas menggugat
- Hari Kasih Sayang
Mentari rayakan kasih
dengan membagi cahaya lestari
Samudera menari abadi
dalam arus gelombang cinta
memberi dan berbagi setia
Langit terima uap doa
Merajut awan turunkan hujan
Sirami dahaga jiwa raga
nyanyikan syair pesona jiwa
Musim silih berganti
Lahirkan Hari Kasih Sayang
Energi misteri tak bertepi
untuk jemari para pemberani
melukis hari kasih sayang
Kekuatan ajaib tak berujung
pada telapak para patriot
menulis ayat-ayat cinta
…
Foto ilustrasi: Istimewa

