Oleh: Simply da Flores
| Red-Joss.com | Semua hal dalam hidup tidak pernah bisa dipahami sampai tuntas. Realitas sangat kaya dan ajaib, bahkan penuh misteri dan rahasia. Diri kita, sesama, alam lingkungan dan semesta ini seluruhnya. Lalu, semua yang ajaib itu tidak sebanding dengan daya kemampuan pikiran kita, meskipun selera dan keinginan untuk mengetahui tidak terbatas.
Semua yang ada dan terjadi, baik yang dipahami atau yang misteri, nyata ada dan terjadi. Soalnya adalah kemauan untuk peduli dan memahami serta bersyukur. Saya catat refleksi ini dalam sajak:
Saksikan Tarian Sang Purnama
Cahaya terang di pucuk pohon
menerpa bunga mangga dan pepaya
yang hening dipeluk malam
Aku terpana menatap
beberapa serangga berpesta
menari di antara bunga-bunga
terbius tebaran wangi aroma
Kisah ajaib asmara semesta
Sekelompok burung malam
pekik sorak berdendang ria
mengajak pandanganku ke angkasa
Ternyataโฆ
ada pentas indah purnama
menari sambil melukis pelangi
disaksikan mata jutaan bintang
terkesima takjub tanpa kata
Dan
aku pun diam membisu
kehabisan kata dan terpesona
Ketika sadar kulihat waktu
detak jam pesis tengah malam
saat pergantian hari terjadi
Aku duduk sendiri di sini
di malam hening sunyi sepi
sedangkan alam ramai berseri
Saksikan bulan purnama menari
melukis warna-warni pelangi
dengan cahaya dari mentari
Dan
aku baru belajar menyadari
apa artinya makna dan arti
dari memberi dan berbagi
dari melukis dan mewarnai
Ternyataโฆ
Purnama melukis cahaya pelangi
dengan tarian warna-warni
Bukan dari sinarnya sendiri
tetapi dari cahaya mentari
Dan
Jemariku tak bisa melukis
dengan warna dari telapak tanganku
Jemariku tak bisa menulis
tanpa perintah nalar pikiranku
Seluruh ciptaan alam semesta
tak bisa mengadakan diri sendiri
Tetapi
Ada dan terus menjadi
dari energi Sang Maha Misteri
Ajaib tak bertepiย danย abadi
…
Foto ilustrasi: Istimewa

