Oleh Simply da Flores
| Red-Joss.com | Bangga dan bersyukur atas lahirnya Pancasila dari khasanah jiwa raga bangsa Indonesia. Sejarahnya panjang dalam peradaban bangsa, hingga dirumuskan oleh Sang Proklamator. 1 Juni dijadikan peringatan akan lahirnya Pancasila, lalu menjadi dasar Negara Indonesia dan ideologi bangsa.
Ada berbagai kajian dan penafsiran tentang Pancasila, bahkan ada yang berjuang menggantikan dengan ideologi lain, dan ada juga yang mau menghilangkan ideologi Pancasila.
Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni, saya tuliskan refleksi:
Panca Sajak Generasi Milenial Pewaris NKRI
4.
Sajak Keempat: Puing-Puing Hikmat, Kebijaksanaan dan Kedaulatan Rakyat
Menang, menang dan menangโฆ
Menang Tahta kekuasaan
Menang uang dan harta
Menang gengsi dan kenikmatan
Atas nama agama dan Tuhan
dengan sumpah jabatan dan aturan
Demi bangsa dan negara
Demi kepentingan rakyat
Demi kejayaan NKRI
Kerakyatanโฆ
Hikmat kebijaksanaanโฆ
Permusyawaratan
Perwakilanโฆ
Apakah masih ada makna?
Ini kata-kata penuh tanya
bagi putra putri bangsa
Ini madu atau racun
bagi generasi pewaris negeri
Kedaulatan rakyat
sudah dibawa pergi para wakil rakyat
Mereka sudah jadi pekerja partai
Mereka sudah digelar petugas parpol
Suara rakyat sudah dibeli
Apalagi
Wakil rakyat lebih takut pimpinan parpol
dari pada sumpah jabatan
Atas nama Tuhan dan agama
Lalu โฆ
Kami generasi pewaris NKRI
Hanya berlari dengan tanya
Di antara serpihan makna
hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan perwakilan
…
Foto ilustrasi: Istimewa

