Oleh : Mas Redjo Boleh pensiun dari pekerjaan, tapi jangan pensiun untuk melayani sesama dan memuliakan Allah. Seusai purna bakti, pensiun dari pekerjaan kantor, apa yang hendak kita lakukan? Bagi orang yang memiliki rencana itu dapat segera dieksekusi dan diwujudnyatakan dalam tindakan. Tapi bagi kita yang tidak memiliki rencana dan persiapan matang itu mudah terserang…
Penulis: Admin
Memaafkan
Oleh : Rio, Scj. “Loving and forgiving.” – Rio, Scj. Kesalahan itu tidak untuk dilupakan, tapi dimaafkan dan direlakan demi kasih kesempurnaan. Maaf itu sebuah kata sederhana, tapi sulit diberikan. Jangankan diberikan, diucapkan saja sulit rasanya. Bagaimana mau memaafkan, saat luka dan kesedihan terasa menyakitkan. Bagaimana mungkin memaafkan, ketika bekas luka itu terasa nyeri. Bagaimana…
Pribadi yang Bahagia
Oleh : Jlitheng | Red-Joss.com | Ketika ada teman yang mendoakan kami, “Semoga Bapak dan keluarga bahagia.” Saya juga membalas hal yang sama agar paling tidak doa orang itu mulai terkabul, sebab umumnya pribadi bahagia tandanya seperti ini: Tiba-tiba saya ingat cerita A de Mello: seekor ular berbisa jatuh ke dalam kolam dan berusaha ke…
Semangat Melayani itu Panggilan Hati
Oleh : Rm. Petrus Santoso SCJ | Red-Joss.com | Jika dalam diri kita ada semangat/roh pelayanan itu artinya kita dapat menjalankan yang diperintahkan oleh Yesus, yaitu “If anyone wishes to be first, he shall be the last of all and the servant of all” (Mt 9:35). Semangat melayani itu “tidak bisa dibeli”, karena datang dari panggilan hati….
Puisi Gogyoshi Gerejawi – 52
Oleh: Y.P.B. Wiratmoko 170Maria Pilihan Allah Maria Perawan SuciYang dipilih oleh AllahHendak mengandung dari Roh KudusMelahirkan Yesus Sang PuteraJuru selamat manusia 171Engkau yang Dikaruniai Salam sang malaikat GabrielMengejutkan hati MariaEngkau yang dikaruniaiBunda tetap bersahajaDirinya tetap sebagai hamba Allah 172Allah Bapa Sumber Kehidupan Allah Bapa sumber hidup yang kekalKasih karunia-Nya abadi selamanyaDikaruniakan Putra-Nya yang terkasihYesus Kristus…
Metode Bertapa Kekinian
Oleh : Mas Redjo | Red-Joss.com | Bertapa itu konotasinya keren. Terbayang: lelaki paruh baya, gondrong, berjanggut, sorot matanya meneduhkan dan arif bijaksana. Maaf, tapi itu zaman baheula. Apa ada pertapa di zaman milenial ini? Jangan apriori. Pertapa yang olah batin itu senang mengasingkan diri di tempat sunyi terpencil, gua, atau hutan, kendati tidak banyak,…
Tiga M versus Tiga M
Oleh : Fr. M. Christoforus, BHK “Pergulatan antara Opini dan Fakta, entah hingga kapan?” Berbicara tentang gurita jemari korupsi di negeri ini, bagaikan mengurai ‘benang dilanda ayam.’ Hari Jumat, (21/7/2223), saya membaca sebuah tulisan yang menggelitik nurani. Di kolom Opini, Surat kepada Pembaca, harian Kompas, berjudul “Tiga M” oleh A. Agoes Soediamhadi, Langenarjan, Yogyakarta. Di…







