1.Mulut membunyikan kata-kataagar maksud tersampaikan kepada pendengarBibir bicara mengucapkan ragam kalimatagar makna meraih telinga sesamaBahasa lahir sebagai bagian peradaban manusiaagar komunikasi terjalin dalam relasiAngin terus berhembus bagi lapar dahaga nafastanpa kata manis dan kalimat berbunga-bungaYang penting siang malam bersemibagi matahari dan bulan bintangMembiaskan sinar di tengah alam iniTanpa kreasi tulisan dan kertasTanpa ijazah untuk polemik…
Penulis: Admin
Secercah Cahaya Semesta -51
Menanamkan Kepedulian
“Budaya ‘sapa aruh’ itu makin bermakna, ketika kita berbagi pada sesama untuk menemukan Allah yang bertakhta di hati.” –Mas Redjo Sekadar ‘sapa aruh’ itu tidak cukup, tapi makin bermakna, ketika kita kian peduli untuk memanusiawikan sesama. Semangat untuk mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri itu harus dihidupi. Kita tidak cukup sekadar ‘sapa aruh’, tapi dengan…
Refleksi Hari Guru:
Guruku Matahariku
Fr. M. Christoforus, BHK “Guru adalah matahari dalam hidup manusia.”(Idealisme Bangsa) Ucapan Penghormatan Bermakna “Selamat Hari Guru,” adalah sebuah ucapan rutin tahunan, tatkala Hari Guru tiba di setiap tanggal 25 November dalam setiap tahun di negeri kita. Ucapan bermakna itu menandakan, bahwa ada “rasa hormat dan apresiasi dari warga masyarakat terhadap jasa-jasa para rekan Umar…
Hidup Bersaudara dalam Keluarga Yesus
Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita menjumpai seseorang menganggap orang lain sebagai saudaranya. Padahal mereka tidak mempunyai hubungan darah, tapi mereka dapat hidup berdampingan sebagai saudara: saling mendukung, menghargai, dan mengasihi dengan tulus, bahkan terkadang melebihi keharmonisan dalam keluarga inti mereka. Dalam Injil, Yesus menganggap kita sebagai saudara dan saudari-Nya sendiri. Kita dimasukkan dalam “Keluarga…
Rumah Doa yang Sejati
Kata-Nya kepada mereka: “Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tapi kamu menjadikannya sarang penyamun” (Luk 19: 46). Yesus mengusir para pedagang dari Bait Allah yang suci, karena tidak lagi jadi tempat doa dan ibadah orang Israel kepada Allah, tapi sudah jadi tempat berdagang, yang utama hanya soal untung dan rugi, Lebih dalam dari sekadar bangunan,…
Kobarkan Hati Kami bagi Hadirat-Mu, Tuhan
“Ketika Tuhan datang mendekat, Ia memulihkan yang kudus dan membangkitkan kembali kerinduan akan hadirat-Nya.” Injil memperlihatkan Yesus memasuki Bait Allah, bukan sebagai pengunjung biasa, melainkan sebagai Tuhan atas tempat suci itu. Ia membersihkan Bait Allah, mengusir yang tidak pantas, dan mengingatkan umat, bahwa rumah Allah adalah rumah doa. Dalam tindakan-Nya, Ia menyingkapkan dua kebenaran besar….
Secercah Cahaya Semesta -50
Bocah Angin-545
Dinamika Senandung Harnoni
1.Kawanan pipit merenda helai cahaya pagiButir embun dan hujan semalam masih manja memeluk hijau rerumputan dan daun pohonPara petani kampung mengayun semangat membawa mimpiSawah ladang hendak ditanami rindu dambakarena musim hujan sudah tibaKehidupan mengikuti irama musik alam semestaBukan berdasarkan teori dan debat kusir di sosmedApalagi dengan pertandingan saling mengalahkan dan menghakimiatas dasar selera dan gengsi…







