Tuhan, jadikan Saya Garam
Penerimaan diri adalah langkah awal yang paling membebaskan. Ketika kita berkata, karena saya memang hanya itu. Hal itu bukanlah sebuah kekalahan, melainkan sebuah kejujuran yang berani. Ada kelegaan yang luar biasa, ketika kita berhenti memikul beban harus hebat dan mulai fokus pada ‘jadi bermanfaat’. Garam itu tidak pernah berkompetisi...
Menghadirkan Kasih
Kita melihat momen penuh kekhusyukan: Tabut Perjanjian yang melambangkan kehadiran Tuhan dibawa ke Bait Suci. Ketika tabut diletakkan di tempat kudus, kemuliaan Tuhan memenuhi rumah itu dalam bentuk awan (1 Raj. 8: 10-11). Peristiwa ini menegaskan, bahwa Allah hadir di tengah umat-Nya, bukan sekadar sebagai simbol, melainkan sebagai sumber...
Allah Hadir di Tengah Umat-Nya
“Allah tidak tinggal hanya di gedung-gedung suci. Ia mau tinggal dekat dengan umat-Nya; dapat dijumpai, disentuh, dan dialami oleh hati yang mau menyadari kehadiran-Nya.” Yesus tiba di Genesaret; tempat biasa, bukan kota besar. Tapi begitu Ia datang, suasana berubah. Orang-orang segera mengenali-Nya. Mereka berlari ke sana kemari. Mereka mengusung...
Jejak Kelana Nafas-37
Bocah Angin-545
Dari Tragedi Sang Bocah Anak 10 tahun Mati Tergantung
1.Bocah Nabi Milenial Pada pohon cengkeh terpatri waktuTragedi bocah tergantung bisuTali di lehernya paling tahuSiapa yang jadi pelakuTerpisahnya roh jiwa dari tubuhPasti disaksikan daun-daun hijauMeskipun belum ada yang mengakuEntah sebagai pelaku atau ikut tahu Pada kertas yang tertulis bicaraHuruf-huruf tahu siapa penulisnyaKertas dan balpoin mengenal jemari tangan pelakunyaRangkaian kata...
Menilai Orang lain, tapi Kompromi Terhadap Diri Sendiri
“Kadang terhadap kesalahan yang sama kita cenderung menilai jelek terhadap orang lain, sebaliknya kita sangat mudah memaafkan diri sendiri.” Orang-orang Farisi menilai jelek terhadap para murid Yesus yang menyalahi praktek adat istiadat atau hukum bangsa mereka, padahal mereka sendiri berlindung di balik aturan itu dan mengabaikan yang dikehendaki Tuhan....
Refleksi tentang Arti dan Tujuan Hidup Manusia:
Hari Ini
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Gloria Dei Homo Vivens”“Kemuliaan Allah Berkembang pada Manusia yang Hidup”(Santo Ireneus) Tentang sang Waktu yang Bernama Hari Ini ‘Hari ini’ adalah sebuah statemen rutin harian, untuk menyebut ‘nama’ dari setiap hari yang datang baru lagi, setelah malam berganti siang atau hari setelah hari kemarin....
Renungan Harian Katolik
IMAN SEDERHANA CUKUP, TAPI BUKAN IMAN EGOIS
Senin, 09 Februari 2026 Oleh Romo Agus CSsR Dimana saja Yesus datang selalu seperti magnet yang menarik banyak orang untuk datang dan meminta kesembuhan. Hanya perlu percaya saja maka akan memperoleh kesembuhan, inilah iman sederhana. Tapi iman sederhana bukan berarti iman egois. Mereka yang hanya datang untuk meminta dan...
Kenakalan Anak
“Jangan memaklumi kenakalan anak. Alasannya, karena mereka masih kecil agar kelak kita tidak merasa bersalah dan menyesal sendiri.” –Mas Redjo Umumnya, anak kecil yang nakal itu dianggap wajar dan cerdas. Jika mereka dibiarkan dan diumbar, kita yang bakal repot sendiri. Atau bisa jadi, kita telah hilang kepeduliannya pada mereka?...
Hidup yang jadi Berkat dan Bermanfaat
“You are the salt of the earth … you are the light of the world” (Matthew 5:13-14). Tugas yang sangat menantang. Jadi garam dunia. Banyak orang yang sudah melaksanakannya. Hidupnya telah jadi berkat bagi banyak orang. Jadi terang dunia. Banyak orang yang sudah melakukannya. Hidupnya bermanfaat bagi banyak orang....
Kita Dijadikan Garam dan Terang Dunia
Dalam khotbah di bukit, Yesus menegaskan identitas para murid sebagai garam dan terang dunia (bdk. Injil Matius). Pernyataan ini bukan sekadar metafora indah, melainkan panggilan hidup. Garam tidak hidup untuk dirinya sendiri; ia hadir untuk memberi rasa, mencegah kebusukan, dan menjaga kehidupan. Terang pun tidak disembunyikan; ia hadir untuk...
Suami itu Diibaratkan Garam, Istri Tetaplah Terangnya
Mungkin engkau mengenalku sebagai sosok yang jarang mengeluh. Aku terbiasa menyimpan lelahku sendiri, berusaha tetap tegak demi keluarga kita. Namun, di balik diamku, mataku tidak pernah lepas melihat betapa hebatnya engkau. Di saat masa sulit itu datang menghimpit, aku melihatmu bukan hanya sebagai pendamping, melainkan sebagai kekuatanku. Terima kasih...
Hikmat yang Tersembunyi
“Everithing has beauty, but not everyone sees it.” -Rio, Scj. Enak sekarang, tidak enaknya di belakang. Yang tidak enak sekarang, enaknya di belakang. Makan enak sekarang kolesterol, asam urat, menumpuk di belakang. Manis dan nikmat sekarang gula darah naik di belakang. Nikmat kepulan asap sekarang, serangan jantung di belakang....
Hidup dalam Terang Iman
“Ketika kerahiman dihidupi, cahaya tidak mungkin disembunyikan.” Yesus menyapa kami dengan identitas dan perutusan. Ia tidak berkata, bahwa kami harus jadi terang dan garam. Ia berkata, “Kamulah garam dunia dan terang dunia.” Garam itu tidak hidup untuk dirinya sendiri, tapi untuk memberi rasa dan menjaga kehidupan. Terang tidak dinyalakan...
Jejak Kelana Nafas-36
Bocah Angin-545
Gemerlap Zaman dan Balada Kemanusiaan
1.Kamu nggak penting saudara – saudari…Entah jumlahmu lebih dari seribuHilang nyawamu diterjang bencanadan keluargamu lara derita meranaEntah ke mana harus mengaduEntah di mana melanjutkan sisa nafasmuEntah sampai kapan terkapar tak berdayaAir mata kalian hilang ditelan banjir lumpurSuara kalian sirna diterbangkan angin badaiKarena…Semua diselesaikan dengan kuasa dan strategi bisnisBorok aib...
Ibadah Sejati melalui Tindakan Kasih
Yesaya menegaskan, bahwa ibadah sejati tidak berhenti pada doa dan ritual, tapi harus diwujudkan dalam tindakan kasih kepada sesama. Memberi roti kepada orang lapar, tempat tinggal bagi yang miskin, dan memberi pakaian kepada yang telanjang itulah bentuk nyata dari terang yang menyinari kegelapan (Yes. 58: 7-10). Tuhan tidak menuntut...