“You are the salt of the earth … you are the light of the world” (Matthew 5:13-14). Tugas yang sangat menantang. Jadi garam dunia. Banyak orang yang sudah melaksanakannya. Hidupnya telah jadi berkat bagi banyak orang. Jadi terang dunia. Banyak orang yang sudah melakukannya. Hidupnya bermanfaat bagi banyak orang. Garam yang kita miliki rasanya tetap…
Penulis: Admin
Kita Dijadikan Garam dan Terang Dunia
Dalam khotbah di bukit, Yesus menegaskan identitas para murid sebagai garam dan terang dunia (bdk. Injil Matius). Pernyataan ini bukan sekadar metafora indah, melainkan panggilan hidup. Garam tidak hidup untuk dirinya sendiri; ia hadir untuk memberi rasa, mencegah kebusukan, dan menjaga kehidupan. Terang pun tidak disembunyikan; ia hadir untuk menerangi, memberi arah, dan menyingkirkan kegelapan….
Suami itu Diibaratkan Garam, Istri Tetaplah Terangnya
Mungkin engkau mengenalku sebagai sosok yang jarang mengeluh. Aku terbiasa menyimpan lelahku sendiri, berusaha tetap tegak demi keluarga kita. Namun, di balik diamku, mataku tidak pernah lepas melihat betapa hebatnya engkau. Di saat masa sulit itu datang menghimpit, aku melihatmu bukan hanya sebagai pendamping, melainkan sebagai kekuatanku. Terima kasih telah menjagaku dengan amat sabar, bahkan…
Hikmat yang Tersembunyi
“Everithing has beauty, but not everyone sees it.” -Rio, Scj. Enak sekarang, tidak enaknya di belakang. Yang tidak enak sekarang, enaknya di belakang. Makan enak sekarang kolesterol, asam urat, menumpuk di belakang. Manis dan nikmat sekarang gula darah naik di belakang. Nikmat kepulan asap sekarang, serangan jantung di belakang. Pahit sekarang, sehat di belakang. Nahan…
Hidup dalam Terang Iman
“Ketika kerahiman dihidupi, cahaya tidak mungkin disembunyikan.” Yesus menyapa kami dengan identitas dan perutusan. Ia tidak berkata, bahwa kami harus jadi terang dan garam. Ia berkata, “Kamulah garam dunia dan terang dunia.” Garam itu tidak hidup untuk dirinya sendiri, tapi untuk memberi rasa dan menjaga kehidupan. Terang tidak dinyalakan untuk disembunyikan, tapi untuk mengusir kegelapan….
Jejak Kelana Nafas-36
Bocah Angin-545
Gemerlap Zaman dan Balada Kemanusiaan
1.Kamu nggak penting saudara – saudari…Entah jumlahmu lebih dari seribuHilang nyawamu diterjang bencanadan keluargamu lara derita meranaEntah ke mana harus mengaduEntah di mana melanjutkan sisa nafasmuEntah sampai kapan terkapar tak berdayaAir mata kalian hilang ditelan banjir lumpurSuara kalian sirna diterbangkan angin badaiKarena…Semua diselesaikan dengan kuasa dan strategi bisnisBorok aib sumber bencana harus dihapusSosial media bisa…
Ibadah Sejati melalui Tindakan Kasih
Yesaya menegaskan, bahwa ibadah sejati tidak berhenti pada doa dan ritual, tapi harus diwujudkan dalam tindakan kasih kepada sesama. Memberi roti kepada orang lapar, tempat tinggal bagi yang miskin, dan memberi pakaian kepada yang telanjang itulah bentuk nyata dari terang yang menyinari kegelapan (Yes. 58: 7-10). Tuhan tidak menuntut hal besar, tapi meminta kita untuk…







