Penulis: Admin

Suri Teladan ke Manakah Engkau?

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Pemberian Anda yang Paling Berharga adalah Teladan yang Baik.”(Dr. Geoffrey Still) Sirnanya Figur Keteladanan Di seluruh dunia, kita membutuhkan dan bahkan sangat merindukan figur-figur sebagai peneladan baik. Dunia telah kehilangan tokoh panutan sebagai obor api bernyala yang sudi menerangi kegelapan hidup ini. Bahkan kaum...

Menerima Yang Mungkin dari Misteri Allah

Sepasang orang muda baru sebulan ini berpacaran. Memang banyak kesamaan di antara mereka yang membuat hubungan ini penuh dengan sukacita. Tapi banyak juga perbedaan yang sering memicu perdebatan, prasangka, pikiran negatif dan saling marah. Mereka harus belajar untuk menerima semua ini sebagai dinamika di dalam menjalin cinta sebagai pribadi-pribadi...

Pujian atau Cibiran yang Anda Tuai?

“Reaksi kagum atau marah, senang atau suka terhadap kita sangatlah tergantung pada apa yang kita ucapkan dari mulut dan bibir kita; Semakin banyak kata-kata baik nan bijak kita ucapkan, maka semakin besar pujian. Sebaliknya cibiran akan kita terima, karena kata-kata bohong tidak bermakna yang ke luar dari bibir dan...

Eulogi Rm Paulus Dalu Lubur CICM

Sebuah refleksi yang sangat indah dan menyentuh. Analogi “cangkir yang terbuka” menggambarkan kerendahan hati almarhum yang luar biasa: sebuah kualitas yang membuat kasih Tuhan dan ilmu bisa mengalir dengan leluasa kepada umatnya di Paroki Santa Bernadette (Sanberna). Kepergian beliau pada 14 Februari, tepat di Hari Kasih Sayang, seolah jadi...

Kerahiman Memurnikan Hati, Ketaatan Berbuah Kasih-Nya

“Datanglah, Roh Kudus. Singkapkan hikmat Ilahi dan ajarlah kami untuk memilih kehidupan.” Yesus datang bukan untuk meniadakan hukum, melainkan untuk menggenapinya dalam kasih. Ia menunjukkan, bahwa ketaatan bukan hanya soal tindakan lahiriah, melainkan soal hati. Ketaatan luar itu tidak cukup. Hati adalah pusat motivasi, asal dari setiap kata dan...

Jejak Kelana Nafas-43
Bocah Angin-545
Derap Parade Laskar Tanya

1.Orang-orang bisu bangkit bicaraBukan dengan mulutnyatetapi dengan nurani jiwanyayang kini terus menggerakkan jari jemarinyaKarena sadari nasib tragisnyadan menuntut harkat martabatnyaNasib harus direbut dan diraihHidup terasa kejam dan tak adil 2.Orang-orang terpasung dan terbungkamBangun dari gulita lara nestapatinggalkan dusun udik terpencilBukan turun ke kota dan metropolitantetapi lintasi benua dan samudraMereka...

Hikmat untuk Pribadi yang Rendah Hati

Kitab Putra Sirakh menegaskan, bahwa Allah memberikan kebebasan kepada manusia untuk memilih: “Kehidupan atau kematian, berkat atau kutuk.” Tapi kebebasan itu bukan tanpa arah. Tuhan menunjukkan jalan hidup melalui hukum-Nya yang tidak menindas, tetapi melindungi (bdk. Sir. 15: 15-20). Hukum Tuhan bukan beban, melainkan panduan agar kita hidup dalam...

Mendengarkan dengan Hati

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Audiamus Invincem cum Corde”“Mari Kita Mendengarkan Satu sama lain dengan Hati”(Adagium Latin) Manusia itu Sulit untuk Mendengarkan Sudah jadi sebuah keluhan umum, bahwa betapa sulitnya seorang manusia mau mendengarkan tuturan sesamanya. Kita sudah sama-sama sadari, bahwa memang demikian adanya. Inilah sebuah fakta hidup yang...

Menghidupi Kasih Sayang Setiap Hari

“Merayakan Hari Kasih Sayang itu mudah, tapi yang teramat berat dan sulit itu adalah menghidupinya.” -Mas Redjo … Jujur dan tidak terbayangkan, apa saya sanggup menghidupi kasih sayang dan mengungkapkannya kepada sesama? Pikiran, perkataan, dan perilaku kita dalam keseharian itu harus sinkron, seia-sekata, dan tulus! Ketimbang membayangkan suatu hal...

Tanda Kasih Kristus

“Yesus tidak menuntut yang tidak kita miliki. Ia meminta dari yang ada pada kita. Serahkan… Lihatlah… Ia yang akan menggandakan.” Yesus melihat orang banyak yang lapar, lelah, dan jauh dari rumah. Mereka sudah tiga hari mengikuti-Nya. Hati-Nya tergerak oleh belas kasih. Bukan terganggu dan acuh tak acuh, melainkan tergerak....

Belas Kasihan yang Menggerakkan Hati

“Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini” (Mrk 8: 2a). Suatu hari, seorang anak kecil melihat temannya di sekolah tidak membawa bekal. Tanpa berpikir panjang, ia memecah rotinya jadi dua dan membagikannya. Ketika ditanya, mengapa, ia menjawab sederhana, “Supaya kami berdua bisa kenyang.” Tindakan kecil itu mencerminkan...

Jejak Kelana Nafas-42
Bocah Angin-545
Valentine Day: Kasih Sayang Digital

1.Air mata balita makin saktikarena semakin ditakuti orangtuanyadan hanya bisa dijinakkan dengan gadgetJeritan anak-anak bukan saja minta jajantetapi susi dan makanan adalah game di gadgetBahkan bayi dalam kandungansudah dimanjakan dengan lagu dari gadgetKarena ibunya pun ‘sibuk berkas’ dengan sosmedZaman mengajari kasih sayang digitalkarena mereka generasi milenialAtas nama kasih sayang...

Waktu dan Uang

“Life is not about achievement buat fulfillment.” -Rio, Scj Pagi ini seorang teman bilang, “Bro waktu adalah uang.” Bener sih, setiap detik, bila digunakan dengan baik pasti menghasilkan; entah uang, karya, pekerjaan, tapi uang bukanlah waktu. Kita bisa tahu, berapa sisa uang kita, tapi kita tidak pernah tahu berapa...

Menabur Kasih di Tengah Godaan

Mengenang Asal-usulnya Menilik sejarahnya, perayaan Hari Valentine menimbulkan banyak pertanyaan yang membingungkan perihal asal-usulnya. Sama membingungkannya dengan mencari hubungan antara kasih sayang dengan nama Valentine. Berbagai cerita digali untuk menjelaskan. Salah satu versi yang tidak banyak dikutip menyebutkan, tradisi Valentine berasal dari pawai sejumlah wanita Jerman pada abad pertengahan....

Aparatur yang Tak Bernurani

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Bonum est Faciendum et Malum Vitandum”“Melakukan yang Baik, Menghindari yang Jahat”(St. Thomas Aquinas) Bangsa ini tidak hanya membutuhkan aparatur sipil negara (ASN) dan aparatur penegak hukum yang sejahtera, tapi juga aparatur yang memiliki kehormatan dan takut mengkhianat amanat publik,” demikian isi paragraf akhir dari...