Iman bukan Menuntut Tanda, Melainkan Tanda di mana Tuhan Diterima
“Tuhan, tenangkan hati kami yang mudah gelisah. Beri kami rahmat iman yang mau menyediakan diri bagi tempat kediaman-Mu yang layak.” Orang Farisi meminta tanda kepada Yesus. Bukan karena mereka mencari kebenaran, melainkan karena mereka menolak untuk percaya. “Seseorang yang bimbang itu seperti gelombang laut, yang diombang-ambingkan angin,” kata Santo...
Melihat Tanda Kasih Tuhan
“Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari Surga” (Mrk 8: 11). Suatu sore, seorang pemuda berdoa agar diterima kerja di sebuah perusahaan. Ia berkata, “Tuhan, kalau Engkau benar mendengarkan doaku, tunjukkan tanda: kirimkan pelangi sore ini.” Namun...
Jejak Kelana Nafas-44
Bocah Angin-545
Menelisik Sosok Para Seniman
1.Seniman itu nafas dan desir darahMereka adalah anugerah istimewadari Sang Seniman AgungMereka adalah jantung dan paru semestaberkah sakral dari Sang PenciptaMereka memang mempunyai kebutuhan manusiawiTetapi mereka terlahir bukan untuk mengejar dan menimbun materiApalagi hanya untuk jadi hamba uangAtau dimanfaatkan penguasa dan orang kaya sebagai topeng-topeng 2.Seniman itu angin berhembusMereka...
Iman yang Tahan Uji
Surat Yakobus mengajak kita untuk melihat pencobaan sebagai kesempatan untuk membentuk iman yang teguh. Ketekunan dalam menghadapi cobaan akan menghasilkan kedewasaan rohani. Tapi agar kita bisa bertahan itu membutuhkan hikmat yang hanya bisa diperoleh, bila kita rendah hati dan memintanya kepada Tuhan (bdk. Yak. 1:1-11). Dalam hidup sehari-hari, ujian...
Suri Teladan ke Manakah Engkau?
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Pemberian Anda yang Paling Berharga adalah Teladan yang Baik.”(Dr. Geoffrey Still) Sirnanya Figur Keteladanan Di seluruh dunia, kita membutuhkan dan bahkan sangat merindukan figur-figur sebagai peneladan baik. Dunia telah kehilangan tokoh panutan sebagai obor api bernyala yang sudi menerangi kegelapan hidup ini. Bahkan kaum...
Menerima Yang Mungkin dari Misteri Allah
Sepasang orang muda baru sebulan ini berpacaran. Memang banyak kesamaan di antara mereka yang membuat hubungan ini penuh dengan sukacita. Tapi banyak juga perbedaan yang sering memicu perdebatan, prasangka, pikiran negatif dan saling marah. Mereka harus belajar untuk menerima semua ini sebagai dinamika di dalam menjalin cinta sebagai pribadi-pribadi...
Pujian atau Cibiran yang Anda Tuai?
“Reaksi kagum atau marah, senang atau suka terhadap kita sangatlah tergantung pada apa yang kita ucapkan dari mulut dan bibir kita; Semakin banyak kata-kata baik nan bijak kita ucapkan, maka semakin besar pujian. Sebaliknya cibiran akan kita terima, karena kata-kata bohong tidak bermakna yang ke luar dari bibir dan...
Eulogi Rm Paulus Dalu Lubur CICM
Sebuah refleksi yang sangat indah dan menyentuh. Analogi “cangkir yang terbuka” menggambarkan kerendahan hati almarhum yang luar biasa: sebuah kualitas yang membuat kasih Tuhan dan ilmu bisa mengalir dengan leluasa kepada umatnya di Paroki Santa Bernadette (Sanberna). Kepergian beliau pada 14 Februari, tepat di Hari Kasih Sayang, seolah jadi...
Kerahiman Memurnikan Hati, Ketaatan Berbuah Kasih-Nya
“Datanglah, Roh Kudus. Singkapkan hikmat Ilahi dan ajarlah kami untuk memilih kehidupan.” Yesus datang bukan untuk meniadakan hukum, melainkan untuk menggenapinya dalam kasih. Ia menunjukkan, bahwa ketaatan bukan hanya soal tindakan lahiriah, melainkan soal hati. Ketaatan luar itu tidak cukup. Hati adalah pusat motivasi, asal dari setiap kata dan...
Jejak Kelana Nafas-43
Bocah Angin-545
Derap Parade Laskar Tanya
1.Orang-orang bisu bangkit bicaraBukan dengan mulutnyatetapi dengan nurani jiwanyayang kini terus menggerakkan jari jemarinyaKarena sadari nasib tragisnyadan menuntut harkat martabatnyaNasib harus direbut dan diraihHidup terasa kejam dan tak adil 2.Orang-orang terpasung dan terbungkamBangun dari gulita lara nestapatinggalkan dusun udik terpencilBukan turun ke kota dan metropolitantetapi lintasi benua dan samudraMereka...
Hikmat untuk Pribadi yang Rendah Hati
Kitab Putra Sirakh menegaskan, bahwa Allah memberikan kebebasan kepada manusia untuk memilih: “Kehidupan atau kematian, berkat atau kutuk.” Tapi kebebasan itu bukan tanpa arah. Tuhan menunjukkan jalan hidup melalui hukum-Nya yang tidak menindas, tetapi melindungi (bdk. Sir. 15: 15-20). Hukum Tuhan bukan beban, melainkan panduan agar kita hidup dalam...
Mendengarkan dengan Hati
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Audiamus Invincem cum Corde”“Mari Kita Mendengarkan Satu sama lain dengan Hati”(Adagium Latin) Manusia itu Sulit untuk Mendengarkan Sudah jadi sebuah keluhan umum, bahwa betapa sulitnya seorang manusia mau mendengarkan tuturan sesamanya. Kita sudah sama-sama sadari, bahwa memang demikian adanya. Inilah sebuah fakta hidup yang...
Menghidupi Kasih Sayang Setiap Hari
“Merayakan Hari Kasih Sayang itu mudah, tapi yang teramat berat dan sulit itu adalah menghidupinya.” -Mas Redjo … Jujur dan tidak terbayangkan, apa saya sanggup menghidupi kasih sayang dan mengungkapkannya kepada sesama? Pikiran, perkataan, dan perilaku kita dalam keseharian itu harus sinkron, seia-sekata, dan tulus! Ketimbang membayangkan suatu hal...
Tanda Kasih Kristus
“Yesus tidak menuntut yang tidak kita miliki. Ia meminta dari yang ada pada kita. Serahkan… Lihatlah… Ia yang akan menggandakan.” Yesus melihat orang banyak yang lapar, lelah, dan jauh dari rumah. Mereka sudah tiga hari mengikuti-Nya. Hati-Nya tergerak oleh belas kasih. Bukan terganggu dan acuh tak acuh, melainkan tergerak....
Belas Kasihan yang Menggerakkan Hati
“Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini” (Mrk 8: 2a). Suatu hari, seorang anak kecil melihat temannya di sekolah tidak membawa bekal. Tanpa berpikir panjang, ia memecah rotinya jadi dua dan membagikannya. Ketika ditanya, mengapa, ia menjawab sederhana, “Supaya kami berdua bisa kenyang.” Tindakan kecil itu mencerminkan...