“Di mana pun berada, sungguhkah hidup kita dekat dengan Tuhan? Apakah seluruh anggota keluarga juga dekat dengan Tuhan?” Sesungguhnya kita sendiri yang bisa menjawab kedua pertanyaan itu. Tidak butuh waktu panjang, kita langsung memberikan jawaban saat ini juga. Itulah pengalaman, kita yang tahu. Usaha kita untuk mendekatkan diri dengan Tuhan bisa dilihat sebagai pengalaman yang…
Penulis: Admin
Bijak Bertutur Kata
Seseorang bisa jauh dari Tuhan, karena cara yang tidak bijak dalam memperlakukan orang lain. Bijak-tidaknya seseorang itu terletak pada sikap (lewat kata atau perlakuan) yang diarahkan pada orang lain, terutama, ketika orang itu melakukan kesalahan. Seorang Bapak, sudah berumur, lupa mematikan hapenya, berdering pada saat pendeta berkhotbah di gereja, sehingga memecah keheningan. Sang pendeta menegurnya…
Ketika Langit Terbuka
Tidak ada penyesalan yang datang terlambat. Karena yang terlambat itu hati yang kehilangan rasa peduli untuk perbaiki diri, dan jadi baik. “Pak, Bu, boleh aku tinggal sama Mbah Putri. Kasihan Mbah sendiri.” “Lho, kau kan sekolah…” “Sekolah bisa pindah. Lagian dari rumah Mbah jalan kaki juga dekat.” Kata-kata putrinya yang polos dan lugu itu menohok…
Serpihan Jejak Musyafir -236
Menyibak Tirai Misteri Kebenaran
Simply da Flores 1. Gunung, Muara dan Samudra Gunung dihujani benih kepentinganhutan belantara mengandung mata airlalu lahirkan seribu anak sungaidari generasi kepada demokrasidari tradisi kepada revolusidari kompromi “salus populi”kepada kolusi nepotisme dan korupsiSiang malam digilas roda zamandalam musim pancaroba yang liar Waktu membesarkan hasrat kepentinganmengalir membelai memeluk bengawanBanjir darah dan air mataaliran senyum tawa terbahakbergulat…
Cinta
“Be in love with your life every minute of it.” – Citra. Jalani hidup ini dengan cinta. Cintai diri ini, keluarga, panggilan, dan cintai pekerjaan. Maka kebahagiaan itu akan selalu bersama kita. Berjanjilah pada diri ini, bahwa apa pun juga yang terjadi, kita tetap maju dan pantang menyerah. Karena kita layak untuk sukses dan bahagia….
Ibu di Mana Celanaku
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Ibu, kau simpan di manacelana lucu yang kupakaiwaktu bayi dulu.” (Penyair Joko Pinurbo) Saat istimewa itu, hari Minggu, (28/4/2024), dalam harian Kompas diturunkan sebuah tulisan khusus mengenang Penyair Flamboyan, Joko Pinurbo (Jokpin), yang wafat pada Sabtu, (27/4/2024) dan dikuburkan pada hari Minggu, (28/4)2024) tepat pada Hari Puisi Nasional. Saya cermat…
Sirami Keoptimisan itu
Sang pemenang itu tidak sakit, ketika melihat ke belakang dan tidak takut melihat ke depan. Karena ia belajar dari kesalahan di masa lalu dan selalu memberikan hal-hal yang baik untuk menyongsong masa depannya. Ia tidak meninggalkan pribadi-pribadi yang pernah berjuang bersamanya, tapi terus mendorong mereka yang berjuang itu untuk bersama menjadi pemenang. Ia mau mendatangi…







