“Tidak untuk melihat yang buruk, jelek, atau kesalahan orang lain. Tapi melihat yang baik untuk saling mengasihi itu membahagiakan jiwa.” – Mas Redjo … | Red-Joss.com | Ketika kecil, saya terbiasa melihat Mbah Putri laku prihatin, berpuasa, dan tengah malam melafalkan doa. Ketika saya bertanya tujuan Mbah Putri menjalani itu, alasannya sederhana agar keluarga besar…
Penulis: Admin
Perencanaan
“Live one day at a time.” – Rio, Scj… | Red-Joss.com | Merencanakan dan memikirkan hari esok itu memang perlu dan penting. Namun jangan sampai semua hal itu bertumpuk dan justru membuat kita ragu dan lumpuh. Jangan sampai energi, damai, dan sukacita hari ini terenggut oleh kekhawatiran dan ketakutan akan hari esok yang belum tentu…
Kebersamaan adalah Berkat
Kebersamaan adalah Berkat | Red-Joss.com | Pagi ini kami bertiga ‘sowan Gusti‘ untuk ‘matur‘ tentang hal – ihwal yang kami alami selama satu pekan yang lewat. Menerima banyak berkat sekaligus ada perutusan, makin dalam maknai, bukan dalam kata, terutama dalam sujud kami, tentang Tritunggal Maha Suci. Memperoleh kesempatan untuk bisa bersama ‘sowan Gusti‘ ke Gereja…
Hanya Dua Bata yang Jelek
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Kami para tukang bangunan selalu membuat kesalahan,” katanya. “Tapi kami bilang kepada pelanggan, bahwa itu adalah ‘ciri unik’ yang tiada duanya.”(Filosofi Para Tukang Bangunan)… Tulisan reflektif filosofis ini bertolak dari kisah unik ke-108 “Cerita Pembuka Pintu Hati.” Buku Spiritual Terbaik Buku karya Ajahn Brahm yang berjudul “Si Cacing dan Kotoran…
Cintai Iman Kita:
“Providentia Dei”
Bagian 58 | Red-Joss.com | ‘Providentia Dei’ adalah frase Latin yang diterjemahkan menjadi ‘Divine Providence’ dalam bahasa Inggris. Ini mengacu pada kepercayaan dalam membimbing dan menjaga perlindungan kekuatan yang lebih tinggi, sering dikaitkan dengan konsep Kristen tentang pemeliharaan Tuhan. ‘Providence Dei’ adalah gagasan, bahwa Tuhan terlibat aktif di dunia, mengawasi dan mengarahkan peristiwa sesuai dengan…
Disyukuri dan Dinikmati
“Mudah bersyukur dan percaya, karena Tuhan selalu memberi kita yang terbaik.” – Mas Redjo … | Red-Joss.com | Ainul yaqin, kredo dari Bapak itu saya amini dengan segenap hati dan jiwa. Ketika pagi itu saya berangkat ke kantor dengan mantab hati, meski istri was-was. Bahkan minta saya untuk tidak ke kantor, tapi mencari pekerjaan baru….
Garam sebagai Pengawet
Belajar dari garam, tidak terlihat namun dirasakan. Layaknya butiran kristal garam itu tidak terlihat, namun terasa. Maka apa yang kita berikan pada orang lain pun tidak perlu terlihat, namun terasa manfaatnya. Guru Kehidupan kita tidak membutuhkan sanjungan orang banyak. Ia juga tidak minta untuk dikenal orang banyak. Namun, Ia lebih memilih untuk mati dalam diri…







