“Intens berefleksi untuk membuka aneka kebuntuan. Jalan baru untuk pencerahan hidup sejati.” – Mas Redjo … | Red-Joss.com | “Hidup tanpa direfleksikan itu tidak layak dihidupi,” nasihat bijak dari Socrates itu tak hanya memotivasi, tapi sekaligus menginspirasi saya. Selalu berefleksi agar hidup saya dicerahkan: makin rendah hati dan bijaksana. Dengan selalu berefleksi, saya tidak pernah…
Penulis: Admin
Pemberdayaan Umat dalam Pelayanan
| Red-Joss.com | Gereja sekarang, baik di tingkat Paroki maupun di Lingkungan, dalam situasi yang menarik. Karena makin tertata rapi dengan tata kelola Pastoral, organisasi, dan perencanaan strategik, namun ada kecenderungan jatuh pada birokrasi dan beban administrasi. Apa pun namanya: seorang Gembala/Koordinator/Ketua Lingkungan itu esensinya sama. Mereka berada pada posisi itu, karena empunya ‘strategic thinking’,…
Si Bijak dan Si Bodoh
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Si bijak menawarkan permata dan si bodoh memamerkan sampah.”(Didaktika Hidup Sejati)… Si Bijak dan Si Bodoh Anand Krishna dalam bukunya yang berjudul “Renungan Harian Penunjang Meditasi,” menulis demikian, “Ia yang bijak berbicara dengan matanya. Ia yang bodoh menelan dengan telinganya.” Yang bijak itu tidak perlu bicara banyak. Apa yang ingin…
Cintai Iman Kita:
“Hiperdulia”
Bagian 67 | Red-Joss.com | ‘Hiperdulia’ adalah sebuah istilah yang digunakan dalam teologi Katolik untuk menggambarkan sebuah bentuk penghormatan atau penghormatan khusus yang diberikan secara khusus kepada Santa Perawan Maria. Ini adalah jenis penghormatan yang lebih tinggi daripada penghormatan yang diberikan kepada para Kudus (dulia), tapi lebih rendah daripada penyembahan yang hanya kepada Allah (Latria)….
Renungan Harian Katolik
BELARASA YANG MENGHIDUPKAN
Selasa, 17 September 2024 Oleh Romo Agus CSsR Belarasa yang menghidupkan kiranya layak menggambarkan kisah injil hari ini. Yesus melihat seorang janda yang berduka karena kematian putera tunggalnya tergerak oleh belas kasihan. Yesus datang dan menyapa janda itu dengan mengatakan: Jangan menangis. Lalu Yesus menyentuh jenasah anak mudah itu dan memerintahkan untuk bangkit. Dan anak…
Persekot
“Dalam dialog imajiner dengan Tuhan, saya minta persekot rezeki sebagai tanda jadi. Karena saya ingin bersaksi untuk jadi saluran berkat-Nya.” – Mas Redjo … | Red-Joss.com | Tuhan tersenyum bijak, membuat saya jadi salah tingkah memaknai senyum-Nya itu. Sebagaimana pemborong proyek, jika rencana kerja itu disetujui, uang persekot, de-pe, atau panjar itu langsung cair. Begitu…
Tetaplah Bermakna
Simbol garam dan pelita adalah undangan jiwa untuk terus berguna. ‘Urip iku urup’. “Duh Gusti Yesus, Juru Wilujeng yang memiliki kesempurnaan kekal, terimalah persembahan pelita ini, yang kami haturkan dengan kerendahan hati sebagai simbol ajaran-Mu yang menerangi batin kami.” Demikianlah ungkapan hati tetua umat saat menyalakan ‘sentir’, tanda diawalinya ruang doa (bukan kapel) untuk pertemuan…







