| Red-Joss.com | Ibarat sebuah perjalanan, sebanyak langkah pikiran dan hati yang telah kujalani, pagi ini adalah kali pertama saya berhenti. Sejenak hening. Dengan hening ada rasa bening, lepas dari simpul ketergesa-gesaan dan ada rasa lega yang mengaliri sela-sela hati ini. Sejenak Hening: adalah cara sadar dan sederhana untuk hidup bahagia. “Di era keriuhan, kita…
Penulis: Admin
Serpihan Jejak Musyafir – 309
Memoar Tujuh Pertemuan – 1
Simply da Flores … Kisah Masa Kecil Kami bertemu di bukit gersang itusenja melangkah perlahan pulangangin sepoi berhembus lirihAku jumpai seorang gagah penuh senyumdengan sepasang mata elang rajawalidengan raga perkasa seorang Srikandidengan wajah cantik putri ratupenuh kesahajaan berpenampilan alamidengan sosok mempesona rupawan Dansetelah bersalaman dan berkenalankami rehat nikmati rindang pohon beringinyang mengawal bukit gersang sunyiJauh…
Dengan Devosi, Hidup Kian Bermakna
“Anak dekat dengan Ibunya itu biasa. Tapi kita dekat dengan Ibu Maria adalah anugerah luar biasa.” – Mas Redjo … | Red-Joss.com | Kedekatan saya dengan Ibu Maria bermula, ketika saya dianugerahi untuk melihat pribadi seorang Ibu yang sederhana, rendah hati, dan penuh rahmat. Ibu Maria yang menyimpan semua perkara di dalam kerendahan hati, karena…
Berani Beradaptasi
“Pandemi itu sementara, tapi perubahan selamanya.” … | Red-Joss.com | Manusia itu selalu bertumbuh. Meski kadang kita tidak mau berubah. Tapi dunia, keadaan memaksa kita untuk berubah dan bertumbuh. Contohnya saat pandemi covid belum lama ini. Kesadaran ini penting. Mereka yang sadar, menerima dan beradaptasi akan penuh berkah dan anugerah. Mereka yang mau bertumbuh dan…
Membangun Optimisme
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Dunia berubah sangat cepat. Kini, menguasai “emotional quotient,” “intelligent quotient,” dan“spiritual quotient” saja tidak cukup. Generasi saat ini membutuhkan dua kecerdasan lain, yaitu “digital quotient” dan Indonesian quotient.”(Mohammad Nuh)… | Red-Joss.com | Nuh meyakini, dengan semangat optimisme, Indonesia akan bangkit pada era emas tahun 2045 mendatang. Tak dimungkiri, ada pihak…
Lihatlah Dirimu Dahulu
“Cermin, … mana cermin?” Saya mau mengaca untuk melihat dan menilai diri sendiri sebelum melihat dan menilai yang lain. Saya mau berbicara tentang hal menghakimi. “Lepaskan balok kayu dari matamu terlebih dahulu; maka kamu akan melihat dengan jelas untuk menghilangkan serpihan dari mata saudaramu” (Matius 7: 5). Tidak bisa ditunda-tunda lagi. Tujuannya adalah untuk menjaga…
Serpihan Jejak Musyafir – 308
Pesona Energi Dahsyatnya Uang
Simply da Flores … Hari iniUang memang bukan segala-galanyatetapifaktanya berbeda bahwa segalanya perlu uangBahkan demi uangsegalanya bisa dipertaruhkantermasuk iman, harga diri dan tubuh Zaman dahulujasa ditukar dengan jasabarang dibarter dengan barangkarena kesepakatan para pihakasal kebutuhan bisa terpenuhidan sering karena relasi sosialdalam komunitas yang berdekatan Zaman berubah hingga sekarangmasuk era digital milenialAda sistem yang terus dikreasiAda…







