Serpihan Puing Kampung – 66
Berjuang Menuliskan Otobiografi Budaya
Oleh Simply da Flores Red-Joss.com | Beberapa saat yang lalu, saya berdiskusi dengan seorang nara sumber, yang sangat peduli dengan khasanah budaya kampung halaman asalnya. Beliau saya anggap sebagai seorang pemerhati dan pelestari budaya komunitas lokal kami di “Krowe – Nuhan Ular – Nuhan Naga Sawaria,” di wilayah Kabupaten...
Dendam itu “Laksana Seekor Harimau”
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK Red-Joss.com | Suatu ketika, sang kakek, sambil erat merangkul tengkuk cucunya yang berusia 12 tahun itu berujar, “Cucuku, ingat baik-baik pesan kakekmu ini. Sesungguhnya, setiap hari, di dalam dirimu, kamu, tanpa sadar, sedang memelihara dua ekor hewan. Yang seekor bernama kasih dan yang seekor...
Ayat-ayat Musyafir – 26
Dasyatnya Pengaruh Kata-kata Bahasa
Oleh Simply da Flores Red-Joss.com | Normalnya setiap hari kita berkomunikasi dengan sesama. Bahasa adalah alat komunikasi, entah lisan maupun tulisan. Kata-kata dipakai dalam bahasa, untuk ungkapan pikiran dan sampaikan keperluan. Ternyata, isi kata-kata itu begitu dasyat, bisa menghidupkan dan mematikan, bisa mengobati dan melukai, bisa menyatukan dan memisahkan,...
Cerpen:
Ketika Kebaikan Dibungkam
Oleh: Mas Redjo Red-Joss.com | Ketika terbangun, sekeliling saya gelap gulita. Ada di mana saya? Padahal, seingat saya, seusai maksi bersama istri, saya membaca buku di teras rumah. Hujan gerimis yang sejak pagi dan angin sepoi yang atis membuat saya terlelap. Faktanya, ketika terbangun, saya berada di tempat asing...
Lebih dari Sebuah kewajiban
Red-Joss.com | Ghea namanya. Dia adalah salah satu mahasiswi yang paling rajin. Dia dan Andre, asal Padang, hampir selalu hadir satu jam sebelum kelas dimulai (08.00). Siang tadi, usai kelas saya katakan: “Have nice lunch.” Jawabnya: ” Terima kasih, tapi saya puasa, Pak. Kalau bapak enak ya, sudah bebas...
Serpihan Puing Kampung – 65
Belajar Makna Sakral Kematian
Oleh Simply da Flores Red-Joss.com | Sering muncul pertanyaan dalam refleksi, mengapa kematian dan jenazah begitu dihargai? Ada berbagai posesi kematian seorang manusia, begitu kaya dan bervariasi ritual di setiap komunitas adat budaya serta agama dan kepercayaan. Doa dan ritual penguburan menjadi penegasan akan berharganya jazad setiap orang. Juga,...
Hidup ini Singkat, Kita mau ke Mana?
Red-Joss.com | Pernahkah kita diarahkan atau ditanya oleh orangtua, ke mana tujuan peziarahan hidup kita? Jika belum, jangan menyalahkan atau menyesali hal itu. Bisa jadi orangtua kita tidak tahu jawabnya. Merasa belum waktunya untuk mengarahkan atau bertanya pada kita. Bisa juga agar kita mencari dan menemukan jawaban misteri ilahi,...
Ayat-ayat Musyafir – 25
Peduli dan Menyadari Air untuk Kehidupan
Oleh Simply da Flores Red-Joss.com | Menggunakan air untuk berbagai keperluan setiap hari, sering membuat terbiasa dan lupa berpikir tentang kewajiban peduli dan menjaga kelestariannya. Reaksi spontan biasanya muncul, ketika air yang dibutuhkan bermasalah atau habis. Atas penting air itu, saya tuliskan dalam sebuah sajak berjudul: Senandung Tanya tentang...
Lelahku Pintu Berkahku
Red-Joss.com | Tak bisa dipungkiri, bahwa banyak saudara-saudari kita yg masih harus mandi keringat berlelah-lelah mengejar nafkah untuk memperoleh berkah demi bertahannya hidup. Dalam suatu perjumpaan yang bernama serasehan saya temui satu fenomena indah, bahwa di antara mereka yang lelahnya sendiri belum juga reda, masih banyak yang rela berlelah-lelah...
Sudah Serba Kedodoran
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK Red-Joss.com | Akhirnya, tidak sepotong pakaian (jubah keagungan) pun yang masih cocok dan pas di tubuh sang manusia tua! Anda dan saya, tentu masih cukup ingat, saat kita masih sangat kecil, waktu didandani ibu. Dibedaki, dikenakan sepatu, dikancingkan bajunya, dan bahkan dilap ingus yang...
Serpihan Puing Kampung – 64
Belajar Menuliskan Tradisi Lisan Kampungku
Oleh Simply da Flores Red-Joss.com | Mengagumi khasanah tradisi lisan dalam komunitas adat budaya, serta keprihatinan akan nasibnya di zaman now, maka saya mulai belajar mengumpulkan data tulisan yang sudah ada, serta menuliskan ingatan yang saya miliki dari pengalaman sejak kecil. Latar belakang komunitas adat budaya asalku, adalah tradisi...
Solidaritas Salah Kaprah
Red-Joss.com | Solidaritas itu baik, amat baik. Jika kita melakukan hal-hal baik dan berkenan bagi Allah. Tapi jadi salah kaprah, jika solidaritas itu dilakukan berjamaah untuk hal-hal jelek dan jahat. Rasa solidaritas itu mudah sekali dijumpai dan ditemukan di kantor, pasar, pelabuhan, atau lingkungan sekitar kita. Solidaritas, jika didasari...
Ayat-ayat Musyafir – 24
Mendoakan Penegakkan Hukum yang Adil
Oleh Simply da Flores Red-Joss.com | Manusia memiliki hukum adat, hukum agama, dan juga hukum negara. Semua dibuat untuk menjamin hak dan kewajiban pribadi dalam kehidupan bersama. Adanya aneka hukum ternyata tidak membuat hilang masalah dan pelanggaran. Maka, terjadi banyak kasus, lalu diadili oleh aparat penegak hukum, untuk diputuskan...
Maya, tapi Nyata
Red-Joss.com | Sejak usia 14 tahun saya sudah terpisah dari orangtua demi pendidikan di kota yang berjarak 500-an km dari rumah. Sejak itu komunikasi nyaris terhenti. Telepon kami tak punya. Setahun sekali baru berjumpa, itu pun karena libur sekolah. Dapat berjumpa secara langsung itu jadi kemewahan. Berkat internet, hampir...
Serpihan Puing Kampung – 63
Sastra dan Bahasa Ritual di Kampung
Oleh Simply da Flores Red-Joss.com | Ada kekayaan bahasa tradisi lisan yang memiliki kualitas sastra yang tinggi. Baik dalam sejarah asal usul, hukum adat, ajaran nilai dan ritual. Yang terjadi dalam komunitas, umumnya dipahami dan dirasakan arti maknanya. Namun, yang menguasai bahasa yang bersifat sastra dan ritual itu tidak...