Kepada ke empat mahasiswa yang terlambat dan juga kepada teman-teman kelasnya, saya mengulang kembali apa yang pernah saya jelaskan di kelas: “Pikiran kita ini ibaratnya air. Air yang harus terus dijaga kebersihannya. Selain dengn menjaga filter dan menyaring semua kotoran yang masuk, air yang bersih itu harus diwadahi dalam tempayan yang bersih pula. Tempayan itu…
Penulis: Admin
Antara Selembar Saputangan dan Seutas Dasi
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK … “Apakah kehadiranku sungguh membawa berkat dan manfaat bagi kehidupan?”(Didaktika Hidup Sejati)… | Red-Joss.com | Di dalam hidup ini, kita manusia memiliki sejumlah aksesoris sebagai sarana khusus yang bertujuan untuk mendukung kebutuhan hidup kita. Saputangan dan Dasi Mari sebentar kita melihat saputangan kita yang sederhana ini… Dia hanyalah selembar kain…
Lembutkan Hati Kami yang Keras ini, ya Tuhan
Itulah inti permohonan doa kita hari ini. Kita diajak belajar dari perumpamaan tentang penabur benih, khususnya untuk benih yang ditaburkan di tanah yang berbatuan. Lihat, benih itu bisa tumbuh, meski tumbuh, tapi tidak bertahan lama. Di sekitarnya banyak hal yang tidak mendukung. Itulah gambaran dari hati yang keras. Telinganya mendengarkan Sabda Tuhan, tapi hatinya yang…
Penyesatan Iman di Ambang Pintu Rumah-Mu
Luk. 21: 5-11 “Inilah kebenaran iman Kristiani: Allah Bapa mengutus Yesus, anak-Nya ke dunia untuk menyelamatkan manusia. Ketika berada di dunia, Ia memilih 12 Rasul, di antara para murid-Nya untuk menemani-Nya secara dekat. Ia lalu mendirikan Gereja-Nya di atas batu karang Petrus untuk jadi sarana keselamatan. Maka tetaplah percaya kepada Yesus di dalam Gereja yang…
Semuanya akan Binasa
“Apa yang kamu lihat di situ — akan datang harinya, di mana tidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan” (Luk 21: 6). … Bait Allah di Yerusalem adalah bangunan kuno yang paling megah, kuat, dan kokohnya tidak terkalahkan. Ketika orang-orang begitu mengaguminya, Yesus justru mengungkapkan, bahwa…
Sang Pejuang
“Diremehkan tidak membuat kita jadi kecil, dan dikecilkan tidak kehilangan arti. Pejuang tangguh itu lindap dalam kerendahan hati.” -Mas Redjo … Tidak merasa terhina, tapi sadar diri agar saya berubah untuk berjuang pantang menyerah dan mandiri. Hal itu yang saya lakukan, ketika diremehkan dan direndahkan oleh orang lain. Saya berjuang ingin sukses itu tidak untuk…
Menuju Sanberna Baru
| Red-Joss.com | Tulisan ini secara khusus saya dedikasikan untuk umat Katolik Sanberna, baik yang telah tiada, masih ada, dan akan ada. Sebagai ucapan terima kasih, karena telah boleh berjalan bersama, sebagai anggota Paguyuban Sanberna selama 30 tahun lebih. Saya diterima apa adanya dan dilibatkan sebisanya, ikut mewarnai perjalanan bersama sebagai saudara. Saya percaya umat…







