Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK … “Main air akan basah, main api akan hangus”(Peri Bahasa Bangsa)… Dunia kita dan kehidupannya sudah sangat memahami serta percaya akan kebenaran dari “hukum tabur tuai.” Maka, orang akan sangat berhati-hati di dalam hidupnya. Ia berusaha menjaga lisannya dan ketat mangatur sikap serta tindakannya. Bahkan sebelum kita berada di atas…
Penulis: Admin
Renungan Harian Katolik
BERSAMA YESUS WUJUDKAN KERAJAAN ALLAH
Jumat, 10 Januari 2025 Oleh Romo Agus CSsR Setelah menyampaikan visi yang menjadi orientasi karya pelayanannya, Yesus mulai mewujudkan visinya yakni visi Kerajaan Allah dengan tindakan pembebasan. Dalam injil hari ini Yesus mentahirkan orang kusta yang datang krpadaNya dengan seruan, “Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku”. Yesus menjawab kerinduan si kusta dengan mengatakan: “Aku…
Yesus, Engkaulah Andalanku!
Dalam Injil hari ini, Yesus menyatakan misi-Nya saat membaca dari gulungan kitab Yesaya di Sinagoga kota kelahiran-Nya. Ia memilih teks suci ini, karena menyingkapkan diri-Nya dan yang harus Ia lakukan. Bapa, Putra-Mu membuka gulungan kitab itu dan menyatakan, “Pada hari ini genaplah Kitab Suci ini di hadapanmu.” Momen ini menggemakan pertanyaan abadi dari Wahyu: “Siapakah…
Roh Tuhan ada Pada-Ku
Jika kita menyadari, bahwa Roh Kudus itu menuntun hidup kita berarti kita harus taat. Mengapa? Roh Kudus itu aktif mengingatkan, ketika kita mulai tidak taat. Kadang, ketika diingatkan oleh orang lain, kita menyepelekan. Tapi ketika diingatkan oleh Roh Kudus, kita harus taat. Indikasi, bahwa kita taat kepada tuntunan Roh Kudus adalah seperti yang diungkapkan oleh…
Biasakan Mulutmu Mewartakan Kabar Baik
Luk. 4: 14-22“Memang bau busuk itu pasti tercium, tapi alangkah bijaknya, jika cukup engkau yang menciumnya dan tidak membuat sesak hidung orang lain. Hanya mengatakan, bahwa lawanlah kecenderungan manusiawi mu untuk jadi corong penyebar kekurangan, bahkan dosa teman-temanmu. Sebaliknya, jadilah penyebar dan pewarta kabar baik dan sukacita bagi sesama di sekitarmu.” Yesus memproklamirkan Diri-Nya sebagai…
Bersaksi Dengan Sukacita
“Stop! Jangan membayangkan hidup dalam kegelapan agar hidup kita tidak makin muram dan gelap.” -Mas Redjo… Jujur. Saya sangat bersyukur, ketika melayat di kuburan, tidak terlintas dalam pikiran ini, seperti pikiran beberapa teman. Bahwa jasad yang dikuburkan itu seakan hidup dalam kegelapan, pengap, dingin, dan sepi. Faktanya, dunia orang hidup dan mati itu berbeda! Saya…
Ojo …
Kata ‘ojo’ dalam Bahasa Jawa berarti ‘jangan’. Kata ‘ojo’ bisa digunakan dalam berbagai kalimat, seperti: “Ojo dumeh” artinya selalu mawas diri. “Ojo kesusu” artinya “njangan terburu-buru. Dalam bahasa Spanyol, kata ‘ojo’ memiliki arti ‘mata’ yang terhubung dengan sikap waspada. Bagi orang-orang keturunan Hispanik, ‘ojo’ sebagai ungkapan “hati-hati.” Kata ‘ojo’ juga terkait dengan sikap mengendalikan diri….







