“Jangan takut memulai.” -Rio, Scj. Empat kalimat yang bisa membuat hidup lebih berwarna.Pertama: Dalam hidup ini tidak ada yang namanya musuh, tapi yang ada adalah guru. Semua peristiwa yang terjadi, setiap pribadi yang datang dan pergi, setiap gagal dan sukses, tawa dan air mata itu adalah guru yang membentuk kualitas diri kita. Pilihannya hanya dua,…
Penulis: Admin
Vitalnya Kecerdasan Relasi
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Servis (layanan) yang baik hanya dapat diberikan oleh pekerjaan yang baik, yang kenal disiplin, yang dapat dipercaya.”(PK Ojong) Apakah Kecerdasan Relasi itu? Kecerdasan Relasi / RQ (Relational Quotient) atau (Interpersonal Intelligence) (IQ interpersonal) ialah kemampuan untuk memahami dan mengelola hubungan dengan orang lain. Di titik inilah kita mulai menyadari, mungkin…
Terluka oleh Dosa, Tersembuhkan oleh Pengampunan
Luk. 5 : 27-32Kabar Baik dari Tuhan untukmu: “Jika dosa menjauhkan kita dari Tuhan, maka pengampunan Allah selalu mencari, menemukan dan membawa kembali kita kepada-Nya, asalkan pertobatan jadi tanda pengenal pada diri kita.” Dalam Injil, kita mendengar isi hati Yesus: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang…
Puasa Berbuah Pembaharuan
Dalam puasa masa Prapaskah ini kita diterangi untuk melakukan amal dan berdoa. Ini merupakan cara-cara kita berpuasa. Hal berikut yang amat penting, ialah buah atau hasil melakukan puasa itu. Dengan berpuasa orang mendapatkan pembaharuan hidup. Nabi Yesaya mengatakan, bahwa orang yang berhenti menyusahkan dan menyakiti sesamanya, lalu berbalik untuk berbuat baik dan beramal kasih kepada…
Ruang Berproses
Ada satu tempat: ruang untuk melihat apa yang sedang terjadi. Di tempat itu ada seorang pribadi yang menjalani hidup dalam keheningan. Hidup ini tidak pernah berhenti. Ada petunjuk waktu yang terus-menerus berputar: pagi – siang – malam. Dimaknai di setiap putaran waktu, antara ‘Kronos’ dan ada ‘Kairos’. Waktu ‘Kronos’: detik, menit, jam, hari, bulan, dan…
Migunani tidak harus Utuh
Layaknya sebuah bejana tua yang retak, kami tidak lagi utuh kendati ingin migunani Migunani itu tidak berarti harus utuh. Artinya, dalam kondisi retak adalah bentuk keberanian tertinggi. Kami tidak lagi memberi dari ‘kelebihan’, tapi memberi dari ‘kedalaman’. Saat kami berhenti berusaha untuk jadi sempurna, di situlah kami jadi sangat nyata bagi orang lain, bahwa ‘hidup…
Allah yang lebih Dahulu Memanggil
Ketika Yesus pergi ke luar, Ia melihat seorang pemungut cukai, yang bernama Lewi, sedang duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya: “Ikutlah Aku! (Luk 5: 27). Penginjil Lukas menampilkan Yesus yang memanggil Lewi, seorang pemungut cukai, untuk mengikuti-Nya. Kisah ini mengingatkan kita, bahwa pertobatan bukanlah terutama usaha manusia untuk jadi layak, melainkan tanggapan atas panggilan…







