Pantang Menghakimi
Di salah satu group WA, ada seorang teman mengucap: “Selamat bro, pilihanmu menang.” Jawabku: “Terima kasih, tapi bukan pilihanku.” Mungkin dia mengira itu pilihanku, karena saya tidak pernah ikut ramai bicara: “Curang, tidak jujur, melecehkan demokrasi, dan kata-kata pedas lainnya.” Alasan saya hanya satu, “Saya sudah berjanji pada Selasa...
Teguh Bersikap Mandiri
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Di dalam kerumunan, anda justru tidak memiliki identitas diri.”(Amanat Kesejatian Hidup) Di dalam hidup dan kehidupan ini, sang manusia itu ibarat sedang menarikan sebuah tarian yang melakonkan realitas isi seluruh kehidupan ini. Lewat gerak tarian itu, anak manusia justru mau mengisahkan tentang pahit pedihnya,...
Ditegur, karena Dikasihi
Tidak semua orang suka dengan teguran. Padahal teguran itu adalah sapaan. Disapa berarti diperhatikan dan selanjutnya diluruskan jalan hidupnya. Dua catatan penting untuk diingat saat kita menyampaikan teguran: Pertama: kasih dan kebaikan yang harus menjadi motivasinya. Kedua: sampaikan sesegera mungkin. Pesan yang hendak disampaikan oleh Yesus adalah tentang menegur...
Puisi Gogyoshi Gerejawi – 266
Oleh: Y.P.B. Wiratmoko 807Yesus Harapan Kita Jangan bersedih dan berdukaApalagi takut dan cemasYesus mengetahui yang baik bagi kitaBersama Yesus hidup kita menjadi amanDamai sejahtera keselamatan diberikan oleh-Nya 808Sambutlah Kerajaan Allah Sambutlah Kerajaan AllahSeperti 5 orang gadis bijaksanaMembawa pelita-pelita merekaDan minyak dalam buli-bulinyaPengantin datang masuk bersamake ruang perjamuan perkawinan 809Berjaga-jaga...
Impian Sang Pemburu
Tiba-tiba aku ingin jadi pemburu. Aku tidak mau berdiam diri tanpa berbuat apa-apa. Karena bagiku, membiarkan waktu berlalu secara percuma itu konyol dan sia-sia. Jujur, menunggu waktu itu hal yang paling membosankan dan menyiksa jiwa. Bagiku bermalas-malasan itu membuat tubuh ini jadi ngilu-ngiludan sakit. Tapi dengan bekerja dan berdoa,...
Serpihan Jejak Musyafir -167 Antara Harapan, Selera dan Fakta
Simply da Flores Seekor monyet bersahabat dengan ikan di sungailalu muncul rasa kasihandan pikiran ingin menghibur“digendong ikan itu ke atas pohonIa melompat dari puncak pohondengan bangga dia tunjukkan pemandangandan berjuang menjemur ikan di panas mentari pagiSemoga ikannya senang dan tidak kedinginan”Karena persahabatanmonyet ingin jadikan ikanmengalami alam seperti dirinya Ketika...
Menjadi Pribadi Empatik
Sekitar jam 13.30 siang tadi, sesaat saya membuka gerbang, ada seorang anak muda yang sedang mengamen tepat di sebelah rumah. Saya tidak cepat-cepat menutup gerbang, khawatir mengganggu dia bernyanyi dan…. menunggu, kalau dia mampir dan bernyanyi. Ternyata tidak. Dia terus berlalu sambil menunduk kepala dan senyum. “Ah, pengamen yang...
Mukjizat
“Bukan melihat baru percaya, tapi percaya dulu baru akan melihat mujizat Tuhan.” – Rio, Scj. Hidup adalah mujizat! Meski begitu hidup tidak pernah luput dari ujian, cobaan, kegagalan, dan kesulitan. Dari yang awalnya mujizat terasa berat, dari imposible menjadi I am posible, dari yang mungkin menjadi mustahil. Jika hal...
Guru Agung
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK Si dia yang berpribadi sungguh agungbersikap dan bertindak agungbertutur dan berbuat sejalan dan seirama Dialaksana sebatang kandildalam kabut gulitamemberi secercah cahya sambil meleleh diri Mulut emasnya merenda aneka sulaman inspiratifbagi sang murid Guru agunglah sang inspirator kehidupan (Pada Sepotong Catatan) Di dalam hidup yang...
Jalan Pertobatan
Hidup pertobatan itu harus ada “dampaknya, hasilnya, manfaatnya, dan berkatnya.” Dampaknya: hidup kita terasa lebih baik dari hari ke hari. Makin sadar memilih yang baik daripada yang jahat. Makin terbuka hati ini untuk datang kepada Tuhan, ketimbang menjauh dari-Nya. Hasilnya: nilai kasih, pengampunan, kesabaran, kesederhanaan, dan kemurahan hati makin...
Melayani itu Membosankan
Hidup yang bahagia itu melayani. Jika ada orang yang mengatakan dan beranggapan, bahwa melayani sesama itu membosankan berarti pandangan itu yang perlu dibenahi dan diluruskan. Coba amati dan resapi dalam hati, tatapan mata orang yang dilayani itu. Ada pendar bahagia di mata itu, karena diperhatikan, dibantu, dan senyum tulus...
Puisi Gogyoshi Gerejawi – 265
Oleh: Y.P.B. Wiratmoko 804Kesetiaan Jalinlah kesetiaan dalam persahabatanJangan hanya mengandalkanJabatan, uang, dan keahlianJabatan bisa berakhir, uang bisa habisKeahlian bisa menurun, kesetiaan sampai akhir hayat 805Melalui Firman Tuhan Tuhan Yesus, melalui firman-MuAku mengetahui kehendak-MuKaruniakanlah kesetiaan kepadakuAku ingin melayani-Mu sepenuh hatiBerilah aku kebijaksanaan penuh cinta 806Menyambut Kedatangan Tuhan Sambutlah kedatangan Tuhan...
Serpihan Jejak Musyafir -166 Pernak-pernik Pemilu 2024
Simply da Flores Ada yang diam tenangdengan cermat membaca Fenomenadalam hening menyimak faktadan bijak meraih maknaAda yang aktif bicarakumpulkan aneka data dan faktabolak balik ayat aturandan mengatakan aneka pendapatAgar rindu kebenaran ditegakkandan keadilan bisa terciptabagi hak kehidupan bersamaAda yang turun ke jalananserukan dengan suara lantangsampaikan pendapat dan sanggahanatas fakta...
Berani Sportif itu Hebat
Pernah kalah dalam suatu pertandingan? Volley, bola kaki, atau paduan suara? Yang kalah cenderung lebih ramai, ada yang tak habis upaya untuk menutupi, bahwa kalahnya itu tidak wajar, direkayasa, dan sebagainya. Walau akhirnya, ya, tetap kalah, karena memang beda kelas. Kalau fakta beda kelas itu diterima sebagai dasarnya, hati...
Jadilah Rendah Hati
“God give you a gift of 86.400 seconds today. Have you used one to say thank you.” – Rio, Scj Waktu terus berjalan tanpa pernah terulang. Peristiwa silih berganti datang. Kadang membahagiakan senyuman pun hadir dalam kehidupan. Kadang pula kesedihan sampai air mata tidak tertahankan menetes. Tak semua hari...