Di tengah dunia dewasa ini yang sering kali menilai seseorang dari penampilannya, pencitraan jadi sangat penting. Dalam situasi seperti itu, tantangan terbesar dalam kehidupan beragama adalah jadi asli, autentik, dan bukan hanya kelihatan saleh, melainkan sungguh-sungguh hidup dalam kasih dan kebenaran. Yesus sangat keras terhadap orang-orang munafik yang beribadah dengan tampilan dan kata-kata indah, rapi…
Penulis: Admin
Edelweiss
“Prayer is the key to heaven, but Faith unlocks the door.” -Rio, Scj Kenapa Edelweiss dijuluki bunga keabadian. Dalam bahasa Jerman: Edelweis berarti mulia dan putih. Edelweiss merupakan bunga yang hidup di atas gunung dengan ketinggian 1800-3000. Ada banyak varietasnya tersebar dari Eropa sampai Asia. Tumbuhan ini mengandung hormon etilen yang membuat bunganya mekar sampai…
Refleksi Hidup Keberagamaan:
Tentara itu Tidak Bersalah
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Tiada rotan, akar pun berguna.” (Peribahasa Bangsa) Satu Set Kartu Ternyata Bisa Menjadi Kitab Suci Pernahkah Anda mendengar tentang kisah unik ini di dalam hidupmu? Kisah seorang tentara, yang menggunakan “satu set kartu” yang dijadikannya sebagai sebuah kitab suci. Hal ini terjadi, karena ia tidak memiliki kitab suci. Kisah unik…
Menjadi Original
Untuk mencapai dan mewujudkan yang ‘real’ (nyata) itu tidak mudah, apalagi untuk mencapai yang ‘ideal’. Tapi yang menarik, kadang kita tergoda untuk jadi pribadi yang begitu ‘idealistik’, hanya saja yang terjadi, dalam kehidupan yang ‘real’ itu gagal. Kita lupa, bahwa hidup dengan orang lain itu dinamis. Jika orang yang idialis itu ketemu dengan orang sama,…
Janganlah Perhitungkan Dosa Kami
Kalimat tema ini diambil dari doa ‘Damai’ yang selalu kita serukan sebelum Komuni Kudus dalam perayaan Ekaristi. Ada kaitan erat penghapusan atau pengampunan dosa dengan damai. Orang yang terhindar dari perbuatan-perbuatan dosa, bisa dipastikan ia mengalami hidup yang damai, tenang, dan nyaman. Dalam kenyataannya, hal itu tidak mudah untuk selalu menghindari dosa, terutama kalau dosa-dosa…
Belas Kasih yang Dimurnikan oleh Kerendahan Hati
“Belas kasih dimulai, ketika kita turun dari kursi hakim dan berlutut dalam doa.” Yesus menyampaikan sabda yang singkat, namun menembus hati:“Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.” Tuhan, sering kali kami menuntut keadilan bagi orang lain, tapi memohon belas kasih bagi diri sendiri. Kami menilai, mengukur, bahkan diam-diam menghakimi. Tuhan mengundang kami…
Transfigurasi Rendah Hati:
Kesadaran akan Ketidaklayakan
Di atas gunung, wajah Tuhan berubah bercahaya dan Ia berbicara dengan Musa dan Elia. Respon ketiga murid ini menunjukkan kerendahhatian yang mendalam. Inti sari rendah hati spiritual adalah: tidak jadi sombong, karena merasa dipilih, tunduk pada kuasa Allah, dan siap dididik sesuai keinginan Allah. Berkah Dalem.Jlitheng







