Penulis: Admin

Sahabat Sejati

“Life is a trip. The only problem is that is doesn’t come with a map.. We have to search our own routes to reach our destination.” … Jika hidup ini ibarat perjalanan, satu-satunya soal adalah tidak disediakan peta. Kita sendiri yang harus mencari jejak, menelusuri kèlok-liku jalan agar sampai...

Aku Bukan Pemberontak

“Berbesar hati untuk menerima kenyataan pahit, karena aku bukan pemberontak.” – Mas Redjo … | Red-Joss.com | Bagiku berkomentar itu tanda tidak mampu. Nyinyir itu tanda iri hati dan dengki. Mengeluh itu menunjukkan kelemahan sendiri. Ketimbang membalas komentar, nyinyir, dan mengeluh, lebih baik aku merespon dalam diam untuk berpikir...

Tekun Berjuang

“You’ve got to be strong, fight till the end and never give up.” – Rio, Scj. … | Red-Joss.com | Dalam hidup, bertahan saja itu tidak cukup. Kita harus belajar, berusaha, berdoa, dan berjuang. Kita tidak boleh menyerah, tapi harus kuat, tangguh, dan berjuang sampai akhir. Perjuangan itu bukan...

Setetes Air Pengharapan

Fr. M. Christoforus, BHK “Teguklah untuk terakhir kalinya, walau setitik air saja.”(Didaktika Hidup Setia)… | Red-Joss.com | Tulisan kenangan ini bertolak dari sebuah kisah seorang Kakek yang sangat renta dan hampir dua puluh tahun hanya tergolek di ranjang sakit sebagai dampak usia tua dan selebihnya, karena memendam rasa kecewa...

Cintai Iman Kita:
“Protodulia”

Bagian 68 | Red-Joss.com | “Protodulia” adalah sebuah istilah yang digunakan dalam teologi Katolik untuk menggambarkan penghormatan atau penghormatan yang diberikan secara khusus kepada Santo Yosef, Bapa angkat Yesus dan suami Perawan Maria. Ini adalah bentuk penghormatan yang lebih tinggi dari penghormatan yang diberikan kepada orang-orang kudus lainnya (dulia),...

Renungan Harian Katolik
KESOMBONGAN ROHANI LAHIRKAN KEBIASAAN MENGHAKIMI

Rabu, 18 September 2024 OlehRomo Agus CSsR Para ahli taurat dan kaum Farisi menuduh Yohanes sebagai orang yang kerasukan setan karrna kebiasannya berpuasa. Demikian juga Yesus dituduh sebagai pelahap dan peminum dan sahabat kaum pendosa karena Yesus mampir di rumah pemungut cukai dan makan bersama dengan orang berdosa. Sungguh...

Nilai Ketulusan Hati

“We can’t help everyone, but everyone can help someone.” – Rio, Scj … | Red-Joss.com | Menolong orang lapar itu bisa dengan satu suapan. Menolong orang haus bisa memberi air satu tegukan. Menolong orang kehujanan bisa menggunakan daun pisang. Menolong orang sedih bisa menggunakan kata-kata indah dalam ucapan. Menolong...

Merefleksikan Tujuan Hidup

“Intens berefleksi untuk membuka aneka kebuntuan. Jalan baru untuk pencerahan hidup sejati.” – Mas Redjo … | Red-Joss.com | “Hidup tanpa direfleksikan itu tidak layak dihidupi,” nasihat bijak dari Socrates itu tak hanya memotivasi, tapi sekaligus menginspirasi saya. Selalu berefleksi agar hidup saya dicerahkan: makin rendah hati dan bijaksana....

Pemberdayaan Umat dalam Pelayanan

| Red-Joss.com | Gereja sekarang, baik di tingkat Paroki maupun di Lingkungan, dalam situasi yang menarik. Karena makin tertata rapi dengan tata kelola Pastoral, organisasi, dan perencanaan strategik, namun ada kecenderungan jatuh pada birokrasi dan beban administrasi. Apa pun namanya: seorang Gembala/Koordinator/Ketua Lingkungan itu esensinya sama. Mereka berada pada...

Si Bijak dan Si Bodoh

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Si bijak menawarkan permata dan si bodoh memamerkan sampah.”(Didaktika Hidup Sejati)… Si Bijak dan Si Bodoh Anand Krishna dalam bukunya yang berjudul “Renungan Harian Penunjang Meditasi,” menulis demikian, “Ia yang bijak berbicara dengan matanya. Ia yang bodoh menelan dengan telinganya.” Yang bijak itu tidak...

Cintai Iman Kita:
“Hiperdulia”

Bagian 67 | Red-Joss.com | ‘Hiperdulia’ adalah sebuah istilah yang digunakan dalam teologi Katolik untuk menggambarkan sebuah bentuk penghormatan atau penghormatan khusus yang diberikan secara khusus kepada Santa Perawan Maria. Ini adalah jenis penghormatan yang lebih tinggi daripada penghormatan yang diberikan kepada para Kudus (dulia), tapi lebih rendah daripada...

Renungan Harian Katolik
BELARASA YANG MENGHIDUPKAN

Selasa, 17 September 2024 Oleh Romo Agus CSsR Belarasa yang menghidupkan kiranya layak menggambarkan kisah injil hari ini. Yesus melihat seorang janda yang berduka karena kematian putera tunggalnya tergerak oleh belas kasihan. Yesus datang dan menyapa janda itu dengan mengatakan: Jangan menangis. Lalu Yesus menyentuh jenasah anak mudah itu...

Persekot

“Dalam dialog imajiner dengan Tuhan, saya minta persekot rezeki sebagai tanda jadi. Karena saya ingin bersaksi untuk jadi saluran berkat-Nya.” – Mas Redjo … | Red-Joss.com | Tuhan tersenyum bijak, membuat saya jadi salah tingkah memaknai senyum-Nya itu. Sebagaimana pemborong proyek, jika rencana kerja itu disetujui, uang persekot, de-pe,...

Tetaplah Bermakna

Simbol garam dan pelita adalah undangan jiwa untuk terus berguna. ‘Urip iku urup’. “Duh Gusti Yesus, Juru Wilujeng yang memiliki kesempurnaan kekal, terimalah persembahan pelita ini, yang kami haturkan dengan kerendahan hati sebagai simbol ajaran-Mu yang menerangi batin kami.” Demikianlah ungkapan hati tetua umat saat menyalakan ‘sentir’, tanda diawalinya...

Menikah Berarti Berbagi Kebahagiaan

“There is good in everyday.” – Rio, Scj … | Red-Joss.com | Ada kata-kata bagus, “jangan menikah kalau mau bahagia.” Kok bisa?! Kalau mau bahagia malah jangan menikah. Ada benarnya sih, karena menikah bukan mencari bahagia. Kalau mencari bahagia justru malah kecewa. Perkawinan dan hidup berkeluarga itu bukan mencari...