Simply da Flores 1.Kata memeluk Purnamasematkan sejumlah senyum angkadan bisikan pada telinganya“Engkau bercahaya indah pesonaTetapi cahayamu dari Sang SuryaDanpada mulanya tercipta dengan Kata” 2.Kata menggendong angka yang manjadibalutkan seberkas cahaya PurnamaLalu pada angka ditulis kata“Engkau berharga jika ada kataEntah ditulis atau tidakdalam dinamika aksi manusiaSesuai aneka makna bahasa” 3.Purnama dan angka diam terpesonameskipun ada sejuta…
Penulis: Admin
Secercah Sajak Semesta – 122
Hidup Bagi Kemuliaan Tuhan
Selesai membaca Kitab Suci dan meditasi, aku mendapatkan inspirasi untuk menuntun bagi siapa pun yang mau memahami tentang kebenaran sabda Tuhan dan hidup bagi kemuliaan-Nya. Sebelum meditasi, aku memohon kepada Tuhan, “Yesus, bantu saya lebih memahami jalan-Mu.” Hatiku saat ini damai dan bahagia. Karena sabda-Nya tidak perlu ditafsirkan dengan ‘jlimet’. Sabda-Nya cukup dibaca, dan dibaca…
Hadapi Badai Hidupmu
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Badai itu, bisa jadisebagai jalan naik bagi hidupmu.”(Didaktika Hidup Sadar) Manusia dan Badai Hidup Tidak seorang manusia pun yang terluput dari tantangan dan masalah dalam kehidupan ini. Itulah yang dinamakan sebagai ‘badai hidup.’ Bukankah badai hidup itu bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah seni kehidupan? Ia juga sebagai sahabat terbaik…
Cuci Tangan
“Tidak sekadar melempar batu sembunyi tangan untuk mencari aman. Tapi banyak orang yang cuci tangan untuk lepas dari tanggung jawab agar selamat.” -Mas Redjo … Tiba-tiba pikiran saya terarahkan pada kisah Pontius Pilatus yang cuci tangan, karena ingin lepas dari tanggung jawab dan tidak mau disalahkan. Bagai alur film yang saling terkait dan melengkapi, saya…
Kebebalan itu Menghancurkan, tapi Pertobatan itu Memulihkan
Mat 11: 20-24“Kebebalan hati dan pikiran membuat seseorang itu tidak mau berubah, tapi hanya pertobatanlah yang mampu melepaskan jiwa dari hukuman.” Dalam Injil hari ini, Yesus sedih melihat nasib penduduk kota Khorazim, Betsaida, dan Kapernaum. Meskipun di sana terjadi banyak mujizat, tapi mereka tidak mau bertobat. Maka Ia berkata: “Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida!…
Jangan Keras Hati
Ketika Musa membebaskan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir, dia mengalami tantangan penolakan dari Firaun maupun bangsa Israel sendiri. Yesus yang hendak membebaskan bangsa Israel dari perbudakan dosa mengalami hal yang sama. la juga mendapat tantangan dan penolakan, walaupun la melakukan banyak mukjizat. Yesus mengecam kota-kota yang tidak bertobat, meskipun la telah melakukan banyak mukjizat…
Berbalik Kepada Tuhan
“Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida!” (Mat 11: 21a). Yesus mengecam kota Khorazim dan Betsaida tidak tanpa alasan. Dituliskan, bahwa Yesus mengecam kota-kota yang tidak bertobat, walaupun di situ Yesus melakukan paling banyak mukjizat. Hal ini jadi teguran bagi kita untuk direfleksikan, “Apakah aku mengeraskan hati terhadap Tuhan? Apakah aku menutup hati terhadap suara-Nya? Ketika…







